RAGAM  

Muhammadiyah Gelar Pengajian & Baksos Sunat Masal di Bukit Gemuruh Way Kanan

pelaksanaan Ksunat masal oleh tim kesehatan Muhammdiyah Way Kanan

WARTAMU.ID,Way Kanan – Pimpinan Daerah Muhammadiyah  Kabupaten Way Kanan bersama Kepengurusan Muhammadiyah tingkat Kecamatan ( Pimpinan Cabang Muhammadiyah), Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Way Tuba dan  Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah ( Lazismu ) menggelar kegiatan Bakti Sosial Sunat Masal, Santunan anak yatim dan Pengajian bertempat di Gedung dan Halaman PAUD NA Kampung Bukit Gemuruh, Sabtu (12/8/2023) Pagi.

bersama peserta khitan

Kegiatan bakti sosial sunat masal, santunan anak yatim dan pengajian tersebut dihadiri oleh Camat Way Tuba Johanis, S.E., M.M., Kepala Kampung Bukit Gemuruh Tauzi, Ketua PDM Way Kanan H. Joko Susanto, S.H., Anggota Pleno Muhammadiyah Way Kanan Sufrianto, S.A.N., Ketua PCM, Ketua NA, Petugas Kesehatan Klinik Trasmedika Bandar Sari dan Klinik Ramik Ragom Bumi Baru serta Warga Muhammadiyah di kampung Bukit Gemuruh dan Sekitarnya.

Camat Way Tuba dalam sambutannya menyampaikan bahwa dirinya siap bersama-sama membantu untuk kemajuan umat.

“ Tidak perlu bapak ibu mendatangi saya ke kecamatan, cukup bapak ibu telepon saya yang akan mendatangi bapak dan ibu , demi kemajuan umat saya siap bersama-sama jika diperlukan oleh bapak dan ibu sekalian.” Ujar Johanis, S.E., M.M.

sambutan Camat Way Tuba

Selanjutnya Ketua PDM Way Kanan H. Joko Susanto., S.H menyampaikan  kegiatan yang dilakukan pada hari ini ( Baksos Khitan, Santunan Anak Yatim, dan Pengajian – Red ) merupakan gerakan Kemuhammdiyahan dalam hal amal dan keumatan.

“ Muhammadiyah bukan agama, muhammadiyah bukanlah aliran, muhammadiyah adalah gerakan umat islam.” Ujar Ketua PDM Way Kanan H. Joko Susanto, S.H.

Selanjutnya kegiatan Pengajian Muhhamdiyah yang di isi oleh H. Ahmad Junaidi. MPd dari Lampung Utara yang mengusung tema  Muhammadiyah Sebagai Gerakan Islam, Amal dan Keumatan.

Ceramah Agama yang disampaikan H. Ahmad Junaidi. MPd

BACA JUGA :  Saat Pandemi Covid-19, Perlu Juga Satgas Penyelamat Pendidikan