DAERAH  

Alumni SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar Berprestasi dan Siap Melanjutkan Studi ke Perguruan Tinggi

Untuk tahun ajaran 2024, sekolah berencana menerima 50 siswa baru, menyesuaikan dengan kapasitas ruang yang ada

WARTAMU.ID, Makassar – Alumni SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar terus menunjukkan prestasi gemilang dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Menurut Kepala Sekolah, Drs. Amir, MM, seluruh siswa yang lulus pada tahun ajaran 2024 telah memilih untuk melanjutkan studi di berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta, termasuk Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar.

Pada tahun ajaran ini, sebanyak 40 siswa dari dua jurusan, IPA dan IPS, dinyatakan lulus. “Beberapa siswa berhasil diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) sebanyak 4 orang, dan jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) sebanyak 13 orang. Kami masih menunggu hasil ujian mandiri,” ujar Drs. Amir di ruang kerjanya, Selasa (25/6).

Unismuh Makassar menjadi pilihan populer di kalangan alumni, dengan beberapa di antaranya diterima di Fakultas Kedokteran. Prestasi siswa-siswi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga non-akademik. Tahun 2024, siswa SMA Muhammadiyah 1 Unismuh Makassar berhasil menjadi Duta Pelajar mewakili Sulawesi Selatan. Pada tahun sebelumnya, seorang alumni turut mewakili Indonesia ke ajang internasional di Turki dan Malaysia.

Untuk tahun ajaran 2024, sekolah berencana menerima 50 siswa baru, menyesuaikan dengan kapasitas ruang yang ada. “Pada kurikulum Merdeka Belajar, tidak ada pembagian jurusan. Siswa dianjurkan memilih mata pelajaran yang mereka sukai,” jelas Drs. Amir.

Saat ini, jumlah siswa yang terdaftar sebanyak 130 orang, dengan 70 orang telah mendaftar untuk tahun ajaran baru, meski beberapa belum mengembalikan formulir. Sekolah memiliki 30 guru, dengan 7 orang di antaranya lulus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan 5 guru menerima sertifikasi.

Drs. Amir menambahkan, jenjang pendidikan para guru bervariasi, mulai dari magister hingga doktor, dengan banyak di antara mereka yang sedang menyelesaikan studi magister. Sebagian besar guru merupakan alumni Unismuh Makassar dari berbagai program studi seperti Bahasa Arab, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.

Drs. Amir, yang lahir di Parepare, menamatkan pendidikan dasar dan menengah di kota yang sama sebelum melanjutkan studi di IKIP Makassar pada tahun 1980-an. Menjabat sebagai kepala sekolah sejak 2016 selama dua periode, sebelumnya ia pernah menjadi Wakil Direktur Pondok Pesantren Darul Arqam Gombara Makassar dan Wakil Kepala Sekolah SMA 6 Muhammadiyah Makassar.

BACA JUGA :  Kolaborasi Dengan Lazismu, Karang Taruna Berdikari Sabilulungan Desa Sukajaya Berbagi Rice Box