WARTAMU.ID, Way Kanan – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Way Kanan, Yusron Lutfi, S.H., M.M., menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Dinas Kominfotik se-Provinsi Lampung di Ruang Command Center Lantai 2 Kantor Kominfotik Provinsi Lampung, Jum’at (25/07/2025).
Dikutip dari laman resmi Pemprov Lampung, rakor yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, bertujuan memperkuat implementasi digitalisasi pemerintahan, dengan menggarisbawahi tujuh langkah strategis yang harus dijalankan seluruh jajaran Kominfotik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Transformasi digital, menurutnya, bukan lagi sekadar wacana, tetapi telah menjadi kebutuhan mutlak dalam tata kelola pemerintahan modern.
Dalam arahannya, Sekdaprov Marindo menekankan pentingnya peran strategis Dinas Kominfotik sebagai penggerak inovasi digital di daerah. Tidak hanya mengelola teknologi dan data, namun juga menjadi motor utama dalam membangun e-government dan mewujudkan Lampung sebagai Smart Province.
Tujuh langkah strategis digitalisasi pemerintahan yang disampaikan yaitu:
-
Memperkuat sinergi dan integritas antar daerah dalam pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas layanan publik.
-
Menyosialisasikan platform LampungIn sebagai ruang interaktif antara warga dengan Pemerintah Daerah.
-
Meningkatkan kapasitas SDM IT agar adaptif terhadap perkembangan teknologi.
-
Menjamin integrasi walidata sesuai amanat Perpres 39 Tahun 2019.
-
Mendorong inovasi layanan digital yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
-
Mengutamakan keamanan siber dalam setiap implementasi teknologi agar sistem dan data pemerintahan terlindungi.
-
Mengembangkan data-driven policy untuk pengambilan keputusan yang akurat dan tepat sasaran.
Selain itu, Kepala BPS Provinsi Lampung hadir sebagai narasumber utama dan menjelaskan bahwa data yang dikelola BPS terdiri dari tiga jenis, yakni statistik dasar, statistik sektoral, dan statistik khusus, yang menjadi pilar penting mendukung kebijakan berbasis data (evidence-based policy).
Sementara itu, Ketua Komisi Informasi Provinsi Lampung memaparkan pentingnya keterbukaan informasi publik di era digital. Menurutnya, pengelolaan informasi yang transparan menjadi salah satu indikator keberhasilan transformasi digital pemerintahan.
Rakor ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam menyukseskan Tiga Cita Gubernur Lampung: Lampung Sejahtera, Lampung Berdaya Saing, dan Lampung Inklusif. Digitalisasi pemerintahan diharapkan menjadi motor utama yang mendorong efisiensi layanan, meningkatkan partisipasi publik, dan memastikan pembangunan yang berkeadilan.












