Ini Dia! Tuntutan Aliansi BEM Kab/Kota di Bima pada Aksi 11 April

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Bima dan BEM IAI Muhammadiyah Bima

WARTAMU.ID, Bima (NTB) – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Bima dan BEM IAI Muhammadiyah Bima Yang Tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah Akan Menggelar Aksi Demonstrasi Besok. Saat dihubungi wartamu.id pada Ahad, 10/4/2022

Ikhlas M, mengatakan bahwa Aksi Besok adalah aksi mengawal konstitusi, tuntutan reformasi serta visi dan misi Presiden Jokowi dan Ma’ruf Amin.

“Indonesia merupakan negara hukum, oleh karena itu setiap tindakan dan perbuatan haruslah sesuai dengan peraturan yang tertuang di dalam undang undang yang berlaku” Ujarnya

Presiden mahasiswa IAIM Bima, Ferdianto Menyatakan bahwa, pada Hari Senin 11April 2022, Akan ada aksi besar-besaran yang dilakukan oleh berbagai organisasi mahasiswa (ORMAWA) dan OKP di Bima.

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Bima dan BEM IAI Muhammadiyah Bima

“Aksi demonstrasi ini adalah hasil dari rasa kekecewaan mahasiswa, kepada pemerintah yang selalu membuat kebijakan yang Tidak Pro kepada rakyat, serta wacana yang ngawur dan tidak berdasarkan data dan kajian yang jelas” Lanjutnya

Muhlis selaku Jendral Lapangan, memaparkan ada beberapa tuntutan yang akan disampaikan dari aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Perguruan Tinggi Muhammadiyah Bima diantaranya:
(1) Mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Dan Kab. Bima, agar segera melayangkan surat ke majelis rakyat MPR, terkait penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden dan wakil presiden karena dianggap menciderai marwah demokrasi dan UUD 1945.
(2) Mendesak agar DPRD Kab/Kota di Bima Harus mengeluaran pernyataan sikap untuk sama-sama menolak perpanjangan masa jabatan Presiden.
(3) Mendesak Pemerintah harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat, terkait kelangkaan minyak goreng, sebab minyak goreng merupakan kebutuhan keseharian masyarakat pada umumnya.
(4) Kami mendesak kepada pemerintah, (DPRD) agar segera melakukan konfirmasi kepada pemerintah pusat untuk menstabilkan BBM yang melonjak tinggi yang mecekik masyarakat kecil.
(5) Dalam hal ini kami berharap, kepada DPRD Kota dan DPRD Kab. Bima agar bisa memberikan pernyataan sikap kepada kami, baik secara lisan maupun secara tertulis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *