WARTAMU.ID, Brebes — Suasana Ahad pagi di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tampak berbeda dari biasanya. Ratusan muslimah berbusana anggun dan seragam kompak memenuhi Jalan Pangeran Diponegoro dalam acara Jalan Sehat Muslimah yang digelar oleh Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Bumiayu, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Milad ke-108 Aisyiyah.
Acara yang dimulai pukul 06.00 WIB itu diikuti oleh 27 regu, berasal dari Pimpinan Ranting Aisyiyah, PRNA (Pimpinan Ranting Nasyiatul Aisyiyah), Pesantren MBS Bumiayu, hingga RSU Muhammadiyah Siti Aminah Bumiayu. Para peserta memulai rute dari halaman RSU Muhammadiyah Siti Aminah dan berakhir di Klinik Pratama Aisyiyah. Sepanjang perjalanan, yel-yel khas dari tiap regu menggema penuh semangat, memperkuat nuansa kekompakan dan dakwah kebersamaan.
Simbol Kebersamaan dan Edukasi Pangan
Ketua Panitia, Silvia Agustina Suedi, S.Ag., menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya bertujuan menjaga kebugaran fisik, tetapi juga memiliki nilai edukatif dan sosial.
“Gerak jalan sehat ini menjadi simbol kebersamaan dan sarana edukasi pentingnya ketahanan dan kemandirian pangan berbasis komunitas,” ujar Silvia yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pendidikan Kesehatan (MPK) PCA Bumiayu.
Menurutnya, kegiatan ini memperkuat eksistensi muslimah sebagai pelaku utama dalam mewujudkan gaya hidup sehat dan pemberdayaan berbasis komunitas, khususnya di tingkat desa dan ranting.
Rangkaian Kegiatan Milad Aisyiyah ke-108
Sementara itu, Ketua PCA Bumiayu, Hj. Siti Nur Khasanah, S.Pd., menyampaikan bahwa Jalan Sehat Muslimah merupakan salah satu bagian dari serangkaian acara Milad Aisyiyah ke-108 yang telah dan akan digelar.
Kegiatan lainnya antara lain lomba inovasi pendidikan, lomba kosidah, seminar kesehatan reproduksi remaja, safari KB, serta pengajian akbar. Puncak acara Milad akan ditandai dengan peresmian Rumah Yatim Putri Aisyiyah Hj. Sa’adah, yang menjadi bukti nyata komitmen Aisyiyah dalam kepedulian terhadap anak-anak yatim dan dhuafa.
“Kami ingin menghadirkan desa-desa qaryah thayyibah yang baik secara spiritual, sosial, dan ekonomi sebagai fondasi ketahanan nasional dari akar rumput,” ungkap Hj. Siti Nur Khasanah.
Tema Milad dan Peran Strategis Perempuan
Tahun ini, Milad Aisyiyah mengusung tema “Memperkokoh Ketahanan Pangan Berbasis Desa Qaryah Thayyibah Menuju Ketahanan Nasional.” Tema ini menegaskan arah gerak Aisyiyah dalam mendorong ketahanan pangan dan pemberdayaan desa secara komprehensif.
Hj. Siti Nur Khasanah menekankan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan, baik di ranah domestik keluarga maupun dalam pembangunan komunitas. Kemandirian pangan yang berakar dari rumah tangga dan desa menjadi pondasi ketahanan nasional yang kokoh.
“Melalui gerakan perempuan Aisyiyah, kami ingin membangun ketahanan pangan dari bawah, dari dapur, dari pekarangan, dari komunitas, dan dari desa,” tegasnya.
Aisyiyah: Dakwah, Kesehatan, dan Pemberdayaan
Kegiatan Jalan Sehat Muslimah ini bukan hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga momentum dakwah dan penguatan peran perempuan dalam pembangunan. Semangat dakwah yang ramah, kolaboratif, dan menyentuh persoalan nyata masyarakat menjadi ciri khas Aisyiyah.
Acara ini juga menunjukkan sinergi antarlembaga di lingkungan Muhammadiyah, mulai dari pesantren, rumah sakit, hingga ranting-ranting Aisyiyah, dalam mendukung program-program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Jalan Sehat Muslimah di Bumiayu tak hanya meninggalkan jejak langkah, tapi juga jejak semangat: semangat sehat, semangat kebersamaan, dan semangat dakwah pemberdayaan dari perempuan untuk negeri.












