RAGAM  

Jarang Diketahui, 3 Nutrisi dalam Manis & Gurihnya Olahan Santan

Gambar oleh manueltapi dari Pixabay

WARTAMU.ID – Waktu di rumah saja selama pandemi bisa Anda manfaatkan untuk melakukan aktivitas yang bermanfaat. Misalnya saja dengan membuat kreasi makanan untuk diri sendiri maupun orang tersayang, dikutip dari food.detik.com

Anda dapat menggunakan bahan-bahan yang tersedia dan mudah ditemukan, salah satunya santan. Santan cocok dijadikan pelengkap berbagai macam olahan, mulai dari yang manis sampai gurih lezat.

Tak hanya membuat cita rasa makanan semakin enak, ternyata santan mengandung nutrisi yang baik untuk tubuh, lho. Bahkan, santan disebut bisa membantu menurunkan berat badan serta menguatkan sistem imun. Melansir dari beragam sumber, ini dia kandungan gizi yang terdapat di dalam santan.

Rendah Beban Glikemik

Meskipun santan termasuk jenis bahan yang memiliki indeks glikemik tinggi. Namun, ternyata beban glikemiknya hanya sekitar 4,81. Dikutip dari Food Struct, angka ini tergolong rendah. Rendahnya beban glikemik berarti kenaikan kadar gula darah karena santan akan berlangsung sangat lambat. Sehingga tidak begitu berbahaya bagi penderita diabetes.

Asam Laurat

Banyak orang takut mengonsumsi santan karena mempertimbangkan kandungan lemak jenuh di dalamnya. Padahal, jenis lemak jenuh yang terdapat pada santan tergolong spesial karena dinilai lebih sehat seperti dikutip dari Livestrong.

Lemak sehat ini sering disebut medium-chain triglycerides (MCTs). Salah satunya yaitu asam laurat. Kandungan asam laurat ini berguna sebagai antivirus, antibakteri, antimikroba, serta antijamur.

Kaya Akan Mineral

Santan juga kaya akan kandungan vitamin dan mineral. Diketahui konsumsi santan dapat memenuhi 22% kebutuhan zat besi harian. Selain itu, santan juga mengandung mengonsumsi 1 cup santan juga dapat memenuhi 110% asupan mangan harian yang disarankan.

Mengutip Livestrong mangan merupakan mineral yang berperan penting pada proses yang terjadi di dalam tubuh, seperti metabolisme, pembentukan tulang, serta penyembuhan luka. Sementara zat besi berfungsi dalam pembentukan hemoglobin, yakni senyawa yang membawa oksigen di dalam sel darah merah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *