WARTAMU.ID, Riau – Muhammadiyah Software Labs (LabMu) turut ambil bagian dalam pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) SatuMu yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau pada Sabtu, 4 April 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Universitas Muhammadiyah Riau, Pekanbaru.
Bimtek ini diikuti sekitar 120 peserta yang terdiri dari unsur pimpinan Muhammadiyah tingkat daerah dan cabang, serta para agen dan verifikator yang memiliki peran penting dalam implementasi sistem digital organisasi di wilayah Riau.
Sebagai pengembang ekosistem digital Muhammadiyah, Muhammadiyah Software Labs (LabMu) mendukung penguatan implementasi SatuMu sebagai platform digital terintegrasi yang dirancang untuk mengelola, menyimpan, serta menyajikan data organisasi secara terpadu.
Melalui sistem ini, Muhammadiyah diharapkan memiliki basis data utama yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kebutuhan organisasi, mulai dari administrasi, pelayanan, hingga pengambilan kebijakan di lingkungan Persyarikatan.
Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Muhammad Sayuti, dalam sambutannya menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung kemajuan organisasi Muhammadiyah di era modern.
Menurutnya, Muhammadiyah harus mampu menunjukkan kemajuan dalam berbagai bidang, termasuk dalam pemanfaatan teknologi digital.
“Tolong tunjukkan kepada umat Islam bahwa Muhammadiyah itu maju, termasuk dalam aspek teknologi digitalnya. Gunakan perangkat digital tidak hanya untuk media sosial, tetapi juga untuk memantau perkembangan Muhammadiyah melalui aplikasi seperti MASA (Muhammadiyah ‘Aisyiyah Super App),” ujarnya.
Sayuti menambahkan bahwa penguatan SatuMu merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem digital Muhammadiyah yang terintegrasi dari tingkat pusat hingga ranting. Dengan sistem tersebut, data anggota serta aktivitas organisasi diharapkan dapat dikelola secara lebih akurat, sistematis, dan terstruktur.
Sementara itu, Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Riau, Abunawas, menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek ini menjadi langkah awal dalam mempersiapkan implementasi SatuMu di tingkat wilayah dan daerah.
Ia berharap setiap pimpinan cabang Muhammadiyah di Riau telah menyiapkan berbagai aspek penting sebelum implementasi dilakukan secara lebih luas, mulai dari kesiapan data, sumber daya manusia, hingga perangkat pendukung.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tindak lanjut program strategis Muhammadiyah dalam mendorong transformasi digital organisasi. LabMu menilai bahwa penguatan kapasitas pengguna di tingkat wilayah dan daerah menjadi faktor penting untuk memastikan sistem yang dikembangkan dapat diimplementasikan secara optimal.
Melalui kegiatan Bimtek ini, LabMu bersama PWM Riau mendorong percepatan adopsi SatuMu sebagai fondasi pengelolaan data organisasi Muhammadiyah yang lebih terintegrasi, akurat, dan berkelanjutan di masa mendatang.












