RAGAM  

MCCC dan MDMC Magelang Layani Pemakaman Covid19

Tim Kamboja Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) / Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Magelang

WARTAMU.ID, Magelang (Jawa Tengah) – Tim Kamboja Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) / Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Magelang layani pemakaman covid 19 di Donorejo, Kecamatan Secang, Kab. Magelang (4/3/2022). Relawan terdiri dari Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), Pemuda Muhammadiyah, Kokam, dan unsur mahasiswa Muhammadiyah. Prosesi pemakaman dihadiri langsung oleh tim dari Pukesmas, Polsek dan Koramil Kecamatan Secang serta Lurah beserta perangkat desa Donorejo.

Tim Kamboja Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) / Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Magelang

Dalam kesempatan itu, tim Kamboja MDMC Kab. Magelang mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, utamanya dari ibu Sri Hariyati (Pukesmas Kec. Secang).

“Alhamdulillah, kami merasa terbantu dengan hadirnya dari teman-teman MDMC Kab. Magelang, Timnya professional, pelayanan pemakaman dengan standar protokol kesehatan (prokes), memakai alat pelindung diri (APD) lengkap, baik pakaian hazmat atau coverall, kacamata google, pelindung wajah, masker berlapis, sarung tangan, dan sepatu boots.

Saya kira bagus sekali, kekompakannya terlihat, alatnya lengkap. Saya hanya mendoakan semoga teman-teman tim kamboja sehat selalu dan semoga mendapatkan ladang pahala yang luar biasa. Terimakasih dan tingkatkan selalu dalam membantu saudara-saudara kita. Tutur beliau.

Tim Kamboja Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) / Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Magelang

Selain itu, tanggapan dari H. Miftahuridwan selaku Kepala Desa Donorejo, beliau menyampaikan; “Terimakasih kami sampaikan kepada teman-teman relawan Muhammadiyah/ tim kamboja, hal ini merupakan yang pertama di Donorejo, pasien meninggal dengan suspek positif Covid 19. Berkat bantuan teman-teman, sehingga proses pemakaman berjalan sesuai prokes, dan berjalan aman dan terkendali. Seluruh tim terlihat kompak serta sangat bagus dalam mengatur job description masing-masing individu”.

Saya melihat mulai saat pengangkatan peti jenazah dari ambulance, sampai ke tempat peristirahatan terakhir, mereka saya lihat kompak. Saya hanya mendoakan, semoga teman-teman Tim Kamboja selalu dalam lindungan Allah SWT, serta diberi kesehatan. Tutup beliau.

Isrofi selaku Ketua Ranting Muhammadiyah Donorejo menyampaikan bahwa “beliau, Almarhum Bapak Isrori adalah mantan ketua Takmir Masjid Al Hilal, yang sekaligus masuk dalam struktur PRM Donorejo, hari ini kami mengadakan sholat jenazah bersama warga di depan Masjid Al Hilal secara berjamaah, dipimpin langsung oleh beliau KH. Ahmad Ruslan. Beliau beralamat di Kandongan 2/5, Donorejo, Secang, Kab. Magelang.

Pertama kali di Donorejo meninggal dengan suspek covid 19. Sebenarnya beliau telah memiliki penyakit jantung lama dan sesak nafas. Akan tetapi Allah berkehendak lain, Allah lebih menyayangi beliau. Semoga beliau husnul khotimah, diampuni dosa-dosanya dan dimasukkan kedalam surganya Allah SWT. Imbuh beliau.

Tim Kamboja Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) / Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kabupaten Magelang

Selaku koordinator tim pemakaman pasien tersuspek covid 19 di Donorejo, Syamsul Ash Sidiq, beliau menyampaikan “kami dihubungi oleh teman-teman Donorejo pukul 13.30 WIB, kurang lebih habis sholat jum’at.

Tim kami selalu siaga, begitu ada panggilan masuk, langsung bergegas menuju lokasi titik kumpul (tikum). Kemudian meluncur ke lokasi, yang dalam hal ini adalah Donorejo. Di sinilah, Tim Kamboja mempersiapkan diri, sebelum bertempur. Setelah semua APD terpakai, giliran tim pemeriksa kelengkapan peralatan bertugas.

Mereka akan mengecek kelayakan APD, meneliti, agar tidak ada celah masuknya virus ke tubuh relawan. Tiap sambungan, dilakban. Setelah satu jam persiapan, Tim Kamboja berjalan menuju lokasi penurunan jenazah dari mobil ambulans. Sepanjang jalan menuju pemakaman, satu personil Tim Kamboja menyemprotkan cairan disinfektan. Sterilisasi ini dilakukan sampai proses pemakaman berkahir. Lalu, APD yang telah dipakai relawan itu diserahkan kepada petugas Puskesmas untuk dimusnahkan. APD ini sekali pakai, dan pelayanan ini bersifat gratis. Tutup beliau. (Lovita Ivan Hidayatullah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *