TECHNO  

Muhammadiyah Gandeng VIDA Luncurkan e-KTAM: Perkuat Keamanan Data Umat dalam Era Digital

WARTAMU.ID, Yogyakarta – Dalam langkah strategis memperkuat sistem keanggotaan digital dan menjaga perlindungan data pribadi jutaan anggotanya, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah resmi menjalin kerja sama dengan VIDA, penyedia identitas digital tersertifikasi Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE). Kolaborasi ini ditandai dengan peluncuran e-KTAM (Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah Elektronik) sebagai bagian dari ekosistem digital Muhammadiyah yang terintegrasi dan berstandar tinggi. (14/6)

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PP Muhammadiyah dan VIDA berlangsung pada Selasa pagi (17/6/2025) di Kantor PP Muhammadiyah, Jalan Cik Ditiro, Yogyakarta. Kegiatan ini digagas oleh Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PP Muhammadiyah, sebagai unit pengelola sistem digital resmi Persyarikatan Muhammadiyah.

“Keamanan data menjadi prioritas utama kami. Sistem keanggotaan digital Muhammadiyah harus menjamin integritas dan kerahasiaan informasi para anggota. Kolaborasi dengan VIDA adalah bagian dari upaya mewujudkan ekosistem digital keumatan yang terpercaya,” ujar Prof. Dr. Muchlas, M.T., Ketua MPI PP Muhammadiyah sekaligus Rektor Universitas Ahmad Dahlan.

Sebagai lembaga teknologi yang telah resmi terdaftar sebagai PSrE di bawah naungan Kementerian Komunikasi dan Informatika, VIDA menghadirkan sistem verifikasi keanggotaan berbasis biometrik, enkripsi data, tanda tangan elektronik sah, dan verifikasi liveness. Sistem ini selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UUPDP).

“VIDA bangga dapat menjadi mitra strategis Muhammadiyah dalam membangun masa depan identitas digital yang inklusif, aman, dan patuh hukum,” ungkap Sati Rasuanto, Co-founder dan President VIDA. “Kami percaya bahwa kepercayaan digital adalah fondasi masa depan masyarakat.”

e-KTAM akan langsung terintegrasi dengan MASA (Muhammadiyah ‘Aisyiyah Super App), aplikasi super milik Persyarikatan yang memungkinkan anggota untuk mengelola keanggotaan, melakukan pembayaran iuran, hingga mengakses berbagai layanan Muhammadiyah hanya dengan satu identitas digital.

“Transformasi digital bukan sekadar soal teknologi, tapi juga soal kedaulatan data, perlindungan hukum, dan keberlanjutan organisasi. Dengan menggandeng VIDA, Muhammadiyah memastikan setiap inovasi tetap dalam koridor yang aman, syar’i, dan terverifikasi,” tegas Asad Fatchul’ilmi, CEO Muhammadiyah Software Labs (LabMu), pengembang resmi sistem e-KTAM dan platform IuranMu.

Kolaborasi ini juga menandai Muhammadiyah sebagai organisasi keagamaan pertama di Indonesia yang mengimplementasikan sistem identitas digital dengan tata kelola modern, bersertifikasi, dan berkelanjutan. Ke depan, evaluasi sistem secara berkala dan peningkatan keamanan berbasis teknologi terkini akan terus dilakukan oleh kedua belah pihak.


Tentang e-KTAM

e-KTAM adalah kartu tanda anggota Muhammadiyah versi digital yang terintegrasi dengan aplikasi MASA, memungkinkan validasi identitas, pengelolaan iuran anggota, serta akses ke berbagai layanan resmi Persyarikatan dalam satu sistem yang aman dan terpercaya.

Tentang VIDA

VIDA (PT Indonesia Digital Identity) adalah perusahaan teknologi penyedia layanan identitas digital dan tanda tangan elektronik bersertifikasi PSrE. VIDA menghadirkan sistem dengan standar global, telah digunakan di berbagai sektor, termasuk pemerintahan, keuangan, dan komunitas.


Kontak Media:

BACA JUGA :  Nangka: Buah Tropis dengan Segudang Manfaat dan Kelezatan