RAGAM  

Nyeri Otot Pertanda Gejala Omicron? Berikut 4 Cara Mengatasinya

Ilustrasi Pixabay

WARTAMU.ID, Jakarta – Gejala COVID-19 varian Omicron disebut-sebut mirip dengan flu biasa, seperti batuk kering, hidung meler dan tersumbat, sakit kepala, serta sakit tenggorokan. Namun di samping itu, beberapa pasien Omicron ada juga yang mengeluhkan nyeri otot. Dikutip dari health.detik.com

Berdasarkan laporan aplikasi ZOE COVID Study Inggris, sejumlah pasien Omicron mengalami nyeri otot di bagian kaki dan bahu. Kok bisa sih?

Dikutip dari Mint, Senin (7/3/2022), para ahli mengungkapkan bahwa nyeri otot atau disebut myalgia adalah salah satu gejala paling umum pada pasien dengan infeksi virus, apapun jenis virusnya, termasuk COVID-19 varian Omicron.

Pada kasus tersebut, myalgia bisa disebabkan oleh mediator inflamasi atau virus yang mempengaruhi sistem muskuloskeletal. Akibatnya, pasien mengalami sakit parah pada persendian, tulang, dan ligamen.

Lantas, bagaimana cara mengatasi myalgia akibat Omicron? Simak Informasi berikut.

Cara Mengatasi Myalgia Akibat Omicron

Dikutip dari 5-A-Side, berikut sejumlah cara yang bisa dilakukan pasien Omicron saat mengeluhkan gejala nyeri otot atau myalgia.

1. Mandi es
Terapi ini terbilang cukup populer dipraktikkan oleh para profesional. Apabila tidak memiliki es, bisa menggunakan air dingin untuk mandi.

Ada juga terapi lain bernama contrast water therapy yang kerap digunakan oleh para profesional olahraga, yaitu merendam tubuh secara bergantian di air dingin dan panas untuk mengurangi nyeri otot.

2. Tidur
Tidur merupakan salah satu cara yang paling penting untuk mengatasi nyeri otot akibat Omicron. Pasalnya, tubuh akan secara otomatis melakukan perbaikan dan pemulihan otot ketika tidur.

Lonjakan hormon pertumbuhan manusia, seperti testosteron dan melatonin juga berguna membantu reproduksi dan regenerasi sel di dalam tubuh selama tidur.

Oleh karena itu, pasien yang menjalani isolasi mandiri di rumah diharapkan untuk beristirahat yang cukup untuk mempercepat pemulihan dari COVID-19.

3. Makan banyak karbo dan protein
Usahakan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, seperti karbohidrat dan protein. Begitu juga dengan sayuran, vitamin, hingga buah-buahan.

“Jadi yang disarankan secara umum saja, makanan itu gizinya seimbang. Artinya, karbohidratnya ada, proteinnya ada yang bisa dari ikan, daging ayam, atau sapi, atau bisa dari telur juga bisa. Pokoknya karbohidrat, protein ataupun lemak, juga vitamin, sayuran, dan buah-buahan,” tutur dr Erlina Burhan, SpP(K) spesialis paru RS Persahabatan dan Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dalam siaran langsung Radio Kesehatan Kementerian Kesehatan, Selasa (22/2/2022).

4. Cukup minum air putih
Dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh bisa jadi sebagai salah satu pemicu nyeri otot. Oleh karena itu, pasien COVID-19 dianjurkan untuk mencukupi asupan air putih yang bisa kembali menghidrasi tubuh sekaligus membuang racun dengan 1,2-1,5 liter per hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *