DAERAH  

SDN Inpres Doroo’o, Ajarkan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ)

Anak-anak Sedang Melakukan Senam

WARTAMU.ID, NTB (Bima)- Untuk memberikan suasana berbeda dan mencegah kebosanan. Berbagai gerakan senam baru yang diajarkan kepada para siswa memang selalu berganti setiap tahunnya, SDN Inpres Doroo’o Kecamatan Langgudu Kab Bima Nusa Tenggara Barat, melaksanakan senam kesegaran jasmani yang berlangsung dihalaman rumah ibu Ida Fauziati ,S.Pd. sang pelatih senam, pada Rabu, 2/3/2022.

Diketahui sebelumnya bahwa, dua guru olah raga dari sekolah dan dua siswa sebelumnya, yang mendapat pelatihan dari Dinas Pemuda dan Olahraga, kemudian diajarkan kepada guru dan murid disekolah tersebut, merupakan Arasemen senam yang didapat dari Dinas Pemuda dan Olahraga ini, yang dapat menghilangkan kebosanan, agar gerakan senam tidak monoton.
Dalam keterangannya, ibu ida mengatakan bahwa,
“Berbagai gerakan senam memang mengalami pembaharuan, dan kita mendapat pelatihan dari Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bima Nusa Tenggara Barat, dan ini menghindari anak-anak bosan,” kata Ida.

Ida menjelaskan bahwa gerakan-gerakan baru tersebut diantaranya gerakan pemanasan, gerakan peralihan, gerakan inti dan gerakan pendinginan, tersebut sebelumnya dilatihkan kepada guru olahraga dan dua siswa, merupakan gerakan senam yang baru dan

Meskipun gerak senam ini baru bahkan pergantian setiap gerakan senam yang dilakukan hampir dua bulan terakhir ini, senam ria untuk memberikan gerakan yang lebih variatif, dan membuktikan bahwa peserta dapat menyerap semua gerakan baru tersebut ,dan menambah gerakan senam dari senam-senam sebelumnya yang juga masih digunakan. Sebagai upaya Variasi senam yang cukup beragam tersebut, bahkan bisa cepat ditangkap selama latihan selama sebulan ini (yang dimulai bulan Februari lalu) dan dibulan Maret tetap melaksanakan latihan senam bersama murid.

“Variasi gerakan senam kesegaran jasmani dengan gerakan baru ini, sekaligus mendorong siswa untuk dapat berprestasi dibidang olah raga senam, selain gerakannya cukup menyenangkan, siswa juga dengan cepat menangkap setiap gerakan yang kami ajarkan, sehingga setiap hari dilaksanakan senam ria ba’da sholat Isya”. Tutup Ida.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *