Webinar Literasi Digital, PELUANG DAN TANTANGAN BISNIS ONLINE DI ERA DIGITAL

WARTAMU.ID, Lampung Timur, SL – – Rangkaian Webinar Literasi Digital di Kabupaten Lampung Timur Mulai bergulir. Pada Rabu, 30-06-2021 pukul 14.00-17.00, telah dilangsungkan Webinar bertajuk warga global yang bijak menggunakan media sosial.

Kegiatan massif yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitif-nya untuk mengidentifikasi hoaks serta mencegah terpapar berbagai dampak negatif penggunaan internet.

Pengguna internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 202,6 juta jiwa. Total jumlah penduduk Indonesia sendiri saat ini adalah 274,9 juta jiwa. Ini artinya, penetrasi internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 73,7 persen.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah terkait literasi digital. “Hasil survei literasi digital yang kita lakukan bersama siberkreasi dan katadata pada 2020 menunjukkan bahwa indeks literasi digital Indonesia masih pada angka 3,47 dari skala 1 hingga 4. Hal itu menunjukkan indeks literasi digital kita masih di bawah tingkatan baik,” katanya lewat diskusi virtual. Dalam konteks inilah webinar literasi digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI ini menjadi agenda yang amat strategis dan krusial, dalam membekali seluruh masyarakat Indonesia beraktifitas di ranah digital.

Pada webinar yang menyasar target segmen penggunaan media sosial secara bijak dan sukses dihadiri oleh pelajar dan masyarakat luas peserta daring ini, hadir dan memberikan materinya secara virtual, para Narasumber yang berkompeten dalam bidangnya, yakni Drs. H. Jazim Ahmad, M.Pd ( Rektor Universitas Muhammadiyah Metro),
M. Shofwan Taufik, S.H.I., M.S.I (Dekan Fakultas Hukum Univ. Muhammadiyah Metro) Rizki Hesananda, S.Kom, M.Kom (Lecturer dan Programmer),
Anwar Sadat. ST, MT (Tenaga Ahli IT Bappenas & Auditor SMKI)

Untuk Pegiat media social yang juga mengikuti dalam kegiatan tersebut yaitu @amaratih (Jurnalis, Presenter “Apa Kabar Indonesia Pagi” TvOne, MC/Moderator Bertindak sebagai Key Opinion Leader (KOL) dan memberikan pengalamannya, beliau berpesan, ” Tips agar terhindar dari penipuan berbelanja online yaitu pilih marketplace yang terpercaya, baca deskripsi produk secara detail, jadilah konsumen yang cerdas serta anfaatkanlah peluang yang ada untuk membangun relasi sehingga mempermudah jalan kita untuk membangun bisnis online”.

Pada Sesi pertama, Drs. H. Jazim Ahmad, M.Pd ( Rektor Universitas Muhammadiyah Metro) menjelaskan bahwa “Dalam menciptakan peluang bisnis ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam etika bermedia sosial yaitu penggunaan bahasa, menghargai orang lain, kontrol pada konten, overposting, preferensi bukan plagiasi dan jangan terlalu mengumbar informasi pribadi. Berikut tips aman saat bertransaksi online yaitu pilih toko online terpercaya, baca deskripsi produk dan pahami kebijakan secara cermat, waspada jika harga terlalu murah, gunakan metode pembayaran yang paling aman, simpan bukti transaksi serta hindari membagikan data pribadi”.

Giliran pembicara kedua, M. Shofwan Taufik, S.H.I., M.S.I (Dekan Fakultas Hukum Univ. Muhammadiyah Metro) mengatakan bahwa “Peradaban digital pada saat ini sangatlah pesat perkembangannya yang membuat kita sadar akan real team Dan menjadi lebih kompetitor. Adanya era disrupsi dengan mempertimbangkan beberapa faktor yaitu perkembangan teknologi informasi, munculnya generasi Millenial, kebutuhan pola pikir eksponensial dan era internet of think. Membangun kultur di era bisnis digital meliputi agama, lembaga pendidikan, pemerintah dan masyarakat”.

Tampil sebagai pembicara ketiga, Rizki Hesananda, S.Kom, M.Kom (Lecturer dan Programmer) mengatakan bahwa Peluang bisnis online saat ini mempercepat dan memaksa kita ikut serta dalam dunia digital oleh karena itu kita bisa membangun bisnis online seperti membangun toko online, menjadi seorang YouTuber, menawarkan jasa pembuatan website. Dalam hal tersebut banyak kelebihan yang kita dapat dari bisnis digital, diantaranya: pilihan yang beragam, jangkauan pasar yang luas dan bertujuan jangka panjang sesuai dengan trend teknologi serta hal yang perlu disiapkan yaitu pemilihan target market, waktu untuk mengembangkan infrastruktur digital dan kecakapan akan literasi digital.

Pembicara keempat, Anwar Sadat. ST, MT (Tenaga Ahli IT Bappenas & Auditor SMKI) menegaskan bahwa “Peluang untuk memulai bisnis online saat ini adalah hal yang sangat tepat untuk dilakukan dengan adanya dukungan pembayaran online, untuk itu ada beberapa keuntungan dalam pembayaran online diantaranya mudah dan cepat, banyak pilihan, rasa aman, dapat diakses melalui gadget dan banyaknya promo yang disediakan dengan sistem pembayaran yang transaksinya bisa melalui transfer ke rekening dan bisa juga payment melalui kartu kredit. Cara aman yang dapat kita lakukan pada saat transaksi kartu kredit online diantaranya waspadalah saat bertransaksi, jangan mudah membagikan data kartu kredit, teliti sebelum membayar tagihan, gunting kartu yang tidak terpakai dan gunakan nomor pin”.

@amaratih (Jurnalis, Presenter “Apa Kabar Indonesia Pagi” TvOne, MC/Moderator Bertindak Sebagai key opinion leader dalam webinar kali ini, menuturkan bahwa “Bisnis online merupakan hal yang paling mudah kita lakukan pada saat mengemban pendidikan perguruan tinggi, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan sebelum memulai bisnis online yang pertama ialah influencer darimana, untuk inkubator nya, ide apa yang akan kita lakukan atau produknya apa dan tentunya target konsumennya .

Para peserta mengikuti dengan antusias seluruh materi yang disampaikan dalam webinar ini, terlihat dari banyaknya tanggapan dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukannya kepada para narasumber. Muhammad bukhoiro bertanya bagaimana cara kita mengisi waktu luang agar menghasilkan uang di era digital dengan pemanfaatan e-money? dan dijawab oleh bapak Anwar Sadat, beliau mengatakan bahwa pada saat ini semua orang menggunakan media sosial sebagai alat komunikasi dan transaksi, untuk itu kita bisa memulai bisnis online dengan menyiapkan ide kemudian cari inkubator dan tingkatkan hard skill serta belajar online untuk digital marketing.

Webinar ini merupakan satu dari rangkaian kegiatan ke 5 kali webinar yang diselenggarakan di kabupaten Lampung Timur Masyarakat diharapkan dapat hadir pada webinar-webinar yang akan datang. (wagiman)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *