WARTAMU.ID, Way Kanan – Bandar Lampung, 9 Januari 2024 – Bupati Way Kanan, H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M, hadir sebagai narasumber dalam Acara Dialog Interaktif Pro 1 RRI Bandar Lampung di Studio RRI Bandar Lampung pada Selasa (09/01/2024). Acara tersebut dihadiri juga oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Yusron Lutfi, S.H.,M.M, serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Indra Zakariya Rayusman, S.H.,M.H.
Dalam dialog tersebut, Bupati Adipati menyampaikan penilaian terhadap capaian pembangunan di Kabupaten Way Kanan selama masa kepemimpinannya, yang didasarkan pada Visi “Way Kanan Unggul dan Sejahtera” serta empat misi yang diemban. Ia menyebutkan bahwa capaian pembangunan di berbagai sektor, terutama Tata Kelola Pemerintahan, semakin membaik.
“Indeks Reformasi Birokrasi tahun 2021 sebesar 51,43 poin meningkat menjadi 55,49 poin pada Tahun 2022. Nilai SAKIP Tahun 2022 mencapai 60,06 dengan Kategori B, dan pada Tahun 2023 menjadi 60,2. Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah Tahun 2021 baru mencapai 63,7 poin meningkat menjadi 79,86 poin pada Tahun 2022 dengan Kategori Baik,” ungkap Bupati Adipati.
Lebih lanjut, Bupati Adipati menjelaskan bahwa capaian pembangunan juga terlihat pada Kualitas Lingkungan Hidup, Kualitas Sumber Daya Manusia, dan Perekonomian Daerah. Pertumbuhan ekonomi, PDRB atas dasar harga berlaku, serta kontribusi sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan terus meningkat. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) serta Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mengalami penurunan yang signifikan.
Dalam konteks pembangunan, Bupati Adipati menekankan bahwa proyek yang dianggap paling sukses tidak hanya terbatas pada infrastruktur, melainkan mencakup berbagai aspek. Salah satunya adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia, penurunan angka kemiskinan, dan prestasi RSUD Zainal Abidin Pagar Alam yang meraih akreditasi Paripurna dari Lembaga Akreditasi Rumah Sakit (LARS).
“Terkait strategi dalam mengatasi tantangan pembangunan di Way Kanan, Pemerintah fokus dan sinergis serta berkolaborasi dengan semua pihak dalam mengatasi isu-isu strategis baik Nasional maupun Daerah. Contoh kemiskinan, efek pandemi waktu itu sangat berpengaruh meningkatnya angka kemiskinan di Tahun 2020. Kemudian kita semua fokus bersinergi dan berkolaborasi, baik Perangkat Daerah, Pemerintah Kampung, Lembaga Sosial Kemasyarakatan, dan Forum CSR bersama-sama berupaya menekan angka kemiskinan,” terang Bupati Adipati.
Hasilnya, pada Tahun 2022, BPS Way Kanan melaporkan penurunan angka kemiskinan menjadi 11,76%, dan pada Tahun 2023, angka kemiskinan menurun kembali menjadi 11,02%, melampaui capaian Tingkat Kemiskinan Provinsi Lampung.
Dialog Interaktif ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendengarkan dan bertanya langsung kepada Bupati Way Kanan, menciptakan ruang transparansi dan akuntabilitas dalam penyampaian capaian pembangunan serta strategi menghadapi tantangan di wilayah Kabupaten Way Kanan.












