RAGAM  

Tingkat Penerimaan Konsumen Terhadap Inovasi Minuman Sirup Serai Jahe: Analisis Preferensi dan Potensi Pasar

PMM UMM Kelompok 47 Gelombang 9

WARTAMU.ID, Malang – Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) menjadi wabah bagi para mahasiswa menyalurkan berbagai macam kegiatan positif kepada masyarakat. PMM yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Malang merupakan suatu kegiatan yang membantu serta mendukung mahasiswa untuk terjun langsung dalam mengembangkan serta pemberdayaan baik kepada masyarakat. Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh anggota kelompok 47 gelombang 9 terjadi pada hari Selasa, 23 Januari 2024 yaitu Pembuatan produk minuman sirup serai jahe. Dengan beranggotakan Fatma Nafsiyah Hidayat berasal dari prodi Teknik Industri, Adelia Ismi Meylina berasal dari prodi Ilmu Hukum, Yolanda Veronica Putri Wiyono berasal dari prodi Ilmu Hukum, dan M. Fajar Firmansyah berasal dari prodi Teknik Industri dengan dosen pembimbing Ikhlasul Amallynda, ST., MT. mereka terlibat dalam kegiatan Pembuatan produk minuman sirup serai jahe bersama Ibu Supini selaku warga desa Jatisari kecamatan Pakisaji.

Sirup serai jahe merupakan produk inovatif yang menggabungkan dua bahan alami dengan potensi kesehatan tinggi, yaitu serai (Cymbopogon citratus) dan jahe (Zingiber officinale). Kedua bahan ini telah lama dikenal dalam tradisi pengobatan herbal karena sifat-sifat mereka yang bermanfaat. Serai dikenal dengan aroma segar dan sifat antimikroba, sementara jahe terkenal dengan sifat antiinflamasi dan pemanasan. Pertemuan unik antara serai dan jahe dalam bentuk sirup menciptakan potensi baru dalam pengembangan produk fungsional dengan cita rasa yang menarik. Sirup sereh jahe tidak hanya dapat menjadi alternatif minuman yang menyegarkan, tetapi juga memiliki potensi manfaat kesehatan yang dapat meningkatkan penerimaan konsumen.

Sirup serai jahe merupakan produk inovatif yang menggabungkan dua bahan alami dengan potensi kesehatan tinggi

Cara pembuatan sirup serai jahe:

  1. Pertama diawali dengan mengiris serai dan mengupas jahe
  2. Kemudian haluskan jahe menggunakan blender dan biarkan hingga jahe mengendap
  3. Rebus air hingga mendidih lalu masukkan serai dan kayu manis kedalam air tersebut
  4. Setelah 15 menit tiriskan serai lalu masukkan jahe yang sudah dihaluskan dengan kayu secang
  5. Tunggu 5 menit, kemudian tiriskan lagi dan masukkan gula.
  6. Setelah sirup jadi, biarkan dingin terlebih dahulu lalu masukkan kedalam wadah
  7. Lalu sirup serai siap di nikmati.
BACA JUGA :  Mahasiswa PMM Universitas Muhammadiyah Malang Mengabdi untuk Transformasi Digital UMKM melalui Optimalisasi Pemasaran dan Branding di Desa Sumberkembar, Kec. Binangun

Sirup serai jahe memiliki beberapa manfaat potensial, antara lain : Peningkatan sistem kekebalan tubuh, Pemulihan dari penyakit Flu, Pengurangan Nausea, Peningkatan Pencernaan dan Pengurangan Inflamasi. Tingkat penerimaan konsumen terhadap sirup serai jahe dapat dipengaruhi oleh rasa, kualitas, kemasan, dan branding produk. Faktor lain seperti harga, keberlanjutan, dan tren kesehatan juga dapat memainkan peran dalam menentukan preferensi konsumen. Faktor yang dapat mempengaruhi yaitu Rasa dan Aroma, Kesehatan dan Manfaat, Harga dan Kemasan. Strategi pengembangan produk untuk meningkatkan daya saing dan penerimaan konsumen terhadap sirup sereh jahe dapat melibatkan sejumlah aspek, termasuk perbaikan formulasi, inovasi kemasan, branding yang kuat, dan pengembangan varian produk.