WARTAMU.ID – Apa Itu Zaken Kabinet? Zaken kabinet adalah sebuah konsep kabinet dalam pemerintahan di mana posisi menteri diisi oleh para ahli atau profesional yang tidak mewakili partai politik. Kata “zaken” berasal dari bahasa Belanda yang berarti “urusan,” sehingga zaken kabinet dapat diartikan sebagai kabinet yang difokuskan pada urusan dan keahlian tertentu, tanpa campur tangan politik partai. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa menteri-menteri yang terlibat dapat bekerja secara efektif dan profesional sesuai dengan bidang masing-masing tanpa dipengaruhi kepentingan politik tertentu.
Fungsi dan Tujuan Pembentukan zaken kabinet bertujuan untuk menghindari disfungsi atau malafungsi kabinet, serta mengurangi potensi terjadinya korupsi. Karena jajaran menteri berasal dari kalangan profesional, diharapkan kinerja pemerintah bisa lebih optimal dan murni fokus pada penyelesaian masalah negara. Hal ini berbeda dengan kabinet biasa yang sering kali diisi oleh perwakilan partai politik, yang dapat membawa konflik kepentingan.
Contoh Zaken Kabinet di Indonesia Indonesia pernah menerapkan zaken kabinet beberapa kali, di antaranya adalah Kabinet Djuanda (1957-1959), Kabinet Natsir (1950-1951), dan Kabinet Wilopo (1952-1953). Kabinet Djuanda, yang dipimpin oleh Perdana Menteri Djuanda Kartawidjaja, merupakan kabinet zaken paling terkenal di Indonesia. Kabinet ini memainkan peran penting dalam memperjuangkan Irian Barat dan menciptakan Deklarasi Djuanda, yang memperluas kedaulatan maritim Indonesia.
Zaken kabinet seperti ini juga diharapkan bisa meminimalkan dampak negatif dari politik partai dalam pemerintahan, sehingga fokus pemerintahan lebih pada menyelesaikan masalah-masalah nasional tanpa ada pengaruh politik yang kuat(tirto.id)(idWiki).
Sumber Referensi:
- Tirto.id – Pengertian Zaken Kabinet dan Kisah Kabinet Djuanda
- Wikipedia Bahasa Indonesia – Zaken Kabinet












