WARTAMU.ID, Cilacap – Kebutuhan akan bahan pustaka yang memadai masih menjadi pekerjaan rumah bagi banyak sekolah dan taman bacaan, terutama di daerah. Menyadari hal tersebut, Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah terus menjalankan program Hibah Buku sebagai bentuk kepedulian dan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi masyarakat.
Pada Mei 2025 ini, program Hibah Buku kembali digulirkan. Salah satu penerimanya adalah TPA Al Huda, yang berlokasi di Gandrungmanis, Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada Ahmad Syafi, Direktur TPA Al Huda.
Menurut Iwan Setiawan dari MPI PP Muhammadiyah, program Hibah Buku merupakan bagian dari program berkelanjutan Majelis Pustaka dan Informasi yang bertujuan untuk menambah bahan pustaka di taman bacaan serta perpustakaan sekolah yang kekurangan koleksi.
“Buku-buku yang dihibahkan mayoritas berasal dari Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta,” ungkap Iwan.
Adapun buku-buku yang disalurkan ke TPA Al Huda kali ini didominasi oleh tema anak-anak dan remaja, disesuaikan dengan kebutuhan dan minat baca para santri dan pelajar di lembaga tersebut. Program ini menjadi salah satu bentuk konkret MPI dalam mendukung pendidikan dan literasi usia dini.
Lebih lanjut, Iwan menambahkan bahwa pihaknya membuka kesempatan bagi siapa pun yang ingin berkontribusi dalam gerakan literasi ini.
“Warga Muhammadiyah maupun masyarakat umum yang memiliki buku dan ingin mendonasikannya dapat mengirimkan ke Majelis Pustaka dan Informasi. Buku-buku tersebut akan kami salurkan ke taman pustaka dan perpustakaan yang memerlukan,” jelasnya.
Program Hibah Buku ini bukan hanya sekadar distribusi buku, melainkan bagian dari upaya pemerataan akses literasi yang diharapkan dapat menumbuhkan minat baca dan memperkaya wawasan generasi muda, khususnya di daerah-daerah dengan keterbatasan bahan pustaka.
MPI PP Muhammadiyah berkomitmen melanjutkan program ini secara berkesinambungan sebagai bagian dari dakwah literasi dan kontribusi Muhammadiyah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.












