WARTAMU.ID, Lampung – Wakil Rektor Bidang AIK dan Kerja Sama Universitas Muhammadiyah Metro sekaligus Ketua Majelis Pembinaan Kader Sumber Daya Insani (MPKSDI), Dr. Muhammad Ihsan Dacholfany, M.Ed., turut hadir dalam kegiatan Coaching Instruktur MPKSDI Lampung dengan tema “Penguatan Sinergitas Instruktur MPKSDI Lampung, untuk Muhammadiyah Lampung yang Unggul Berkemajuan”.
Acara ini berlangsung selama dua hari, 20–21 September 2025, di Komplek Perguruan Muhammadiyah Cabang Langkapura, Lampung, dan dibuka oleh Ustadz Rahmat Santosa, S.Pd., mewakili PWM Lampung bidang Perkaderan. Dalam sambutannya, ia berharap para instruktur dapat memahami tugas dengan penuh keikhlasan, mengingat peran mereka sering kali harus meninggalkan keluarga untuk mendampingi kegiatan Baitul Arqom maupun Darul Arqom, bahkan di waktu libur.
Peserta Coaching Instruktur merupakan anggota persyarikatan yang telah mengikuti Baitul Arqom maupun pelatihan instruktur tingkat nasional maupun daerah. Dari Universitas Muhammadiyah Metro, turut hadir sejumlah tokoh penting, di antaranya: Ustadz Dr. Garianto, M.Pd.I. (Ketua Pusat Perkaderan LPP AIK), Dr. Satrio Budi Wibowo, S.Psi., M.A. (Ketua LPPM), serta Dr. Febriyanto, M.M. (Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis).
Dalam sambutannya, Ketua MPKSDI, Dr. Muhammad Ihsan Dacholfany, M.Ed., menekankan pentingnya memaksimalkan kesempatan mengikuti Coaching Instruktur. Menurutnya, banyak manfaat yang diperoleh peserta, mulai dari pengelolaan pelatihan, evaluasi kegiatan Baitul Arqom dan Darul Arqom, penambahan wawasan, diskusi tentang pengelolaan kegiatan, hingga bedah buku SPM. Selain itu, materi juga mencakup penguatan ideologi, fathul qulub, outbond, hingga praktik langsung, yang disampaikan oleh sejumlah pemateri seperti Abah Ahmad Syukri, Sholihin, Andi Pebriudin, Mukadi, Mutatohirin, dan Joni Wuryanto.
Sementara itu, Andi Pebriudin, mewakili panitia sekaligus Sekretaris MPKSDI Wilayah Lampung, menyampaikan bahwa peserta yang hadir berjumlah 40 orang, terdiri dari pengurus MPKSDI wilayah dan daerah se-Lampung. Meski belum memenuhi target 70 instruktur karena berbarengan dengan kegiatan persyarikatan lain, ia tetap mengapresiasi semangat peserta yang mengikuti acara hingga tuntas.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh para senior MPKSDI sekaligus Pleno PWM Lampung, seperti Bejo Susanto, Suminto Martono, dan Ma’ruf Abidin, serta tokoh-tokoh lainnya seperti Hermansyah dan Eko Budi. Mereka berharap Coaching Instruktur dapat terus berlanjut pada gelombang berikutnya dengan peserta lebih luas.
Penutup kegiatan dilakukan oleh Prof. Dr. H. Sudarman, M.Ag., Ketua PWM Lampung sekaligus Guru Besar UIN Raden Intan. Dalam pesannya, ia menekankan bahwa instruktur adalah inti kaderisasi Muhammadiyah yang menjadi pelopor, penggerak, sekaligus penguat persyarikatan.
“Instruktur harus memahami betul materi-materi perkaderan, tidak hanya untuk diajarkan, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Prof. Sudarman.
Selama dua hari, rangkaian Coaching Instruktur diisi dengan berbagai agenda seperti qiyamul lail, outbond, diskusi, hingga praktik lapangan, yang diharapkan mampu memperkuat kapasitas instruktur MPKSDI Lampung dalam menjalankan amanah perkaderan.












