Tekan Peredaran Uang Palsu, BRI Sumenep Cetak Agen Edukator

Foto Bersama Para Peserta dan Pihak Panitia Penyelenggara (Doc.Ludi Wartamu.id)

Wartamu.id Sumenep  Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap literasi Rupiah, Training of Trainers (ToT) Edukator Cinta Bangga Paham Rupiah digelar dengan melibatkan Agen BRILink BO Sumenep serta perwakilan mahasiswa dari UNIJA dan PGRI.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Bank Indonesia(BI) dan Bank BRI Cabang Sumenep yang akan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kesadaran (awareness) masyarakat terkait pentingnya mengenali ciri-ciri keaslian uang Rupiah, cara merawat uang, serta menumbuhkan rasa cinta, bangga, dan paham terhadap mata uang nasional. Selain itu, edukasi ini juga diarahkan untuk mencegah peredaran uang palsu di tengah masyarakat.

Branch Office Head BRI Sumenep, Ali Topan, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah strategis dalam membangun pemahaman yang komprehensif tentang Rupiah.

“Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk membangun pemahaman yang komprehensif tentang Rupiah, tidak hanya dari sisi keaslian, tetapi juga menumbuhkan rasa bangga terhadap mata uang negara,” ujar Ali Topan.

Kegiatan ini telah berlangsung pada Kamis, 16 April 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga 13.00 WIB, bertempat di Ballroom Hotel Myze, Jalan Arya Wiraraja, Gedungan Timur, Sumenep.

Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali pengetahuan praktis mengenai ciri-ciri uang asli, teknik perawatan uang, serta langkah-langkah preventif dalam menghadapi potensi tindak pidana uang palsu. Peserta yang terdiri dari Agen BRILink dan mahasiswa diharapkan mampu menjadi perpanjangan tangan edukasi di lingkungan masing-masing.

Harapannya, kegiatan ini dapat menciptakan agen-agen edukator yang mampu menularkan pemahaman tersebut secara berkelanjutan di tengah masyarakat.

Dengan kolaborasi antara sektor perbankan dan dunia pendidikan, kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga integritas Rupiah diharapkan semakin meningkat, sekaligus memperkuat upaya bersama dalam melawan peredaran uang palsu.

*****

BACA JUGA :  TelurMoe: Produk Unggulan Muhammadiyah dari Peternakan Ayam Petelur Berbasis Inklusi Sosial
Penulis: LudiantoEditor: HM