Berebut Hati Masyarakat, Dua Calon Wakil Bupati Way Kanan Adu Program Terbaik Dalam Debat Publik Perdana Pilkada Way Kanan 2024

Debat Publik Perdana Pilkada Way Kanan 2024

WARTAMU.ID, Way kanan ( Lampung ) – Dua Calon Wakil Bupati Way Kanan adu program terbaik dalam Debat Publik Perdana Pilkada Way Kanan 2024 yang diselengarakan KPU Kabupaten Way Kanan di Aula Gedung Serba Guna Pemkab Way Kanan, Kamis (24/10/2024) malam. Kedua Calon Wakil Bupati Way Kanan menyampaikan visi dan misi, menjawab pertanyaan panelis dan saling menanggapi dengan tema SDM Unggul, Hilirisasi Pertanian, Ekonomi dan Pelayanan Dasar.

Sebagaimana diketahui Pilakada Way Kanan 2024 diikuti oleh Dua Pasangan Calon yakni Pasangan Calon Nomor Urut 1 Resmen Kadapi-Cik Raden dan Pasangan Calon Nomor Urut 2 Ali Rahman-Ayu Asalasyiah, Pada Debat Publik Perdana tersebut KPU Way Kanan mempertemukan Calon Wakil Bupati Way Kanan Nomor Urut 1 Cik Raden dan Calon Wakil Bupati Way Kanan Nomor Urut 2 Ayu Asalasyiah.

Debat publik tersebut terbagi dalam enam segmen berbeda, di sesi awal para paslon memulai dengan memaparkan visi-misi, lalu menjawab pertanyaan panelis secara acak dalam segmen kedua dan ketiga. Dalam kesempatan itu, masing-masing Calon Wakil Bupati Way Kanan mengeksplor program-program unggulanya dan saling menanggapi.

Menjawab pertanyaan acak panelis mengenai bagaimana program untuk memajukan pendidikan yang unggul baik dibawah kemendikbud dan kemenag seperti SD,MI,SMP,MTS,SLTA,MA dan juga pondok pesantren di Kabupaten Way Kanan, Calon Wakil Bupati Way Kanan Nomor Urut 2 Ayu Asalasyiah menjelaskan programnya dalam bidang pendidikan yang akan dilakukan diantaranya :

  1. Meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan, program mentor, studi banding.
  2.  Pemenuhan sarana prasarana diantaranya ruang kelas, perpustakaan dan akses teknologi internet yang stabil dan perangkat komputer
  3. Keterlibatan masyarakat dengan melibatkan orang tua, program adopsi sekolah dan sosialisasi pendidikan
  4. Pelakukan monitoring dan evaluasi secara berkala,pengumpulan data dan transparansi informasi
  5. Pengembangan karakter siswa melalui program ekstrakurikuler,pendidikan karakter dan kunjungan industri
  6. Peningkatan kesejahteraan guru dengan memberikan penghasilan yang layak, fasilitas memadai, program pengembangan karir serta magang guru
  7. Pemanfaatan teknologi informasi melalui platform pembelajaran secara online guna memudahkan akses siswa untuk mendapatkan materi pelajaran dan memanfaatkan aplikasi edukasi untuk membuat pelajaran lebih menarik
  8. pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan formal maupun nonformal
BACA JUGA :  Pasangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Way Kanan, Ali Rahman dan Ayu Asalasiyah, Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RSU Abdul Moeloek

Menanggapi jawaban yang diutarakan Paslon Nomor urut 2 Ayu Asalasyiah tersebut, Calon Wakil Bupati Way Kanan Nomor Urut 1 Cik Raden mengatakan sepakat ada pembinaan ditingkat guru artinya mutu pendidikan diutamakan pada guru dengan diberikan pelatihan dan sebagainya, tetapi hal tersebut tidak bisa berjalan tanpa adanya peningkatan anggaran.

Sementara itu menjawab pertanyaan panelis mengenai sejauh mana peran pemerintah daerah dalam menyiapkan regulasi dan kebijakan  dalam mendukung hilirisasi pertanian di Kabupaten Way Kanan, Calon Wakil Bupati Way Kanan Nomor Urut 1 Cik Raden menjelaskan perlunya dukungan dalam sektor pertanian dengan ketersediaan pupuk tepat waktu dan tepat sasaran, untuk masalah hilirisasi akan ditingkatkan sumber daya manusianya agar bisa bekerja dan melaksanakan program hilirisasi itu serta meningkatkan pendapatan dan bisa menyerap lapangan kerja di kabupaten way kanan. Ketika bisa memberdayakan hasil dari produksi sendiri dengan mengolah hasil pertanian menyerap tenaga kerja, pada sektor industri kita permudah izinya kemudian pemerintah daerah mencarikan pasarnya dan mengarahkan hasil hilirisasi supaya menjadi income bagi masyarakat Way Kanan.

Menanggapi jawaban tersebut, Paslon Nomor urut 2 Ayu Asalasyiah menambahkan diperlukan peran pemerintah daerah dengan regulasi yang mengatur mutu, higienis, melindungi konsumen, mendorong inovasi, mencegah pencemaran lingkungan dan mencegah monopoli yang harus diutamakan karna dapat merugikan pelaku usaha dan konsumen. Ia mengungkapkan jika dirinya terpilih akan memberikan panduan teknis untuk melindungi petani dan industri lokal.