Bupati Ayu Asalasiyah Resmikan Festival Kemudik Munggak II 2025: Wadah Kreativitas dan Pelestarian Budaya Way Kanan

Selain perlombaan, juga digelar Pameran Budaya selama tiga hari (27–29 Oktober 2025) yang menampilkan karya seni, produk unggulan, serta warisan budaya khas Way Kanan.

WARTAMU.ID, Way Kanan – Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, S.Ked., secara resmi membuka Festival Kemudik Munggak II Tahun 2025 dalam rangka Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) yang digelar di Nuwa Adat Way Kanan, KM. 03, Kecamatan Blambangan Umpu, pada Selasa (28/10/2025).

Festival tahunan ini merupakan singkatan dari Kreasi, Musik, Peserta Didik, Menulis, Kulintang, Bahasa Ghik Kebudayaan, dan diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Way Kanan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Kegiatan ini menjadi ajang bagi generasi muda untuk berkarya, menyalurkan minat, serta menumbuhkan semangat pelestarian seni dan budaya daerah.

Bupati Ayu: Festival Jadi Wadah Pembentukan Karakter dan Cinta Budaya

Dalam sambutannya, Bupati Ayu Asalasiyah menegaskan pentingnya kegiatan kebudayaan sebagai sarana pembinaan minat, bakat, serta wawasan generasi muda agar semakin mencintai seni dan budaya daerah.

“Dengan demikian, perkembangan mental dan karakter generasi muda dapat diarahkan ke arah yang positif sesuai bakat dan potensinya, sehingga mampu mencegah munculnya perilaku yang tidak kita harapkan bersama,” ujar Bupati Ayu.

Ia menambahkan, generasi muda memiliki potensi besar menjadi kekuatan bangsa di era globalisasi. Oleh karena itu, mereka harus terus meningkatkan daya saing, menjadikan tantangan global sebagai motivasi untuk berinovasi, produktif, dan menghasilkan karya berdaya saing global.

“Agar mampu menghadapi dan memenangkan persaingan global, generasi muda Kabupaten Way Kanan harus terus mengasah kemampuan, memperluas pengetahuan, serta meningkatkan keterampilan dan mentalitas. Semua itu menjadi syarat penting agar dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” lanjutnya.

Ajang Pelestarian dan Edukasi Budaya Lokal

Melalui kegiatan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD), Bupati Ayu berharap festival ini tidak hanya menjadi sarana hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga media edukasi bagi dunia pendidikan dan masyarakat.

“Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat berinovasi, meningkatkan keterampilan, serta mendorong pengembangan potensi diri, khususnya bagi generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang kreatif, berkarakter, dan cinta terhadap daerahnya sendiri,” tambahnya.

Ia juga menegaskan, kegiatan kebudayaan seperti PKD menjadi wadah untuk memperkuat identitas dan jati diri masyarakat daerah, mempererat tali silaturahmi, memperluas jejaring kerja sama, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap kearifan lokal.

“Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh panitia penyelenggara, peserta, serta semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan ini. Semoga kerja keras dan dedikasi saudara sekalian menjadi amal ibadah di sisi Allah SWT serta memberikan manfaat nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Way Kanan,” tutup Bupati Ayu.

Enam Cabang Lomba dan Pameran Budaya Tiga Hari

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Way Kanan, Kiki Christianto, S.E., M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa Festival Kemudik Munggak II 2025 mengusung tema “Merajut Budaya, Menguatkan Identitas” sebagai wadah pelestarian, pengembangan, dan apresiasi terhadap kekayaan budaya daerah.

Tahun ini, festival menampilkan enam cabang lomba, yakni:

  1. Lomba Fotografi

  2. Lomba Esai Naratif Sejarah dan Budaya

  3. Lomba Musik Tradisi Kontemporer Lampung (Jenjang SMP)

  4. Lomba Tari Kreasi (Jenjang SD)

  5. Lomba Tari Kreasi (Jenjang SMP)

  6. Lomba Musikalisasi Puisi Berbahasa Lampung

Jumlah peserta tercatat sebagai berikut:

  • Fotografi: 10 peserta

  • Esai Naratif: 27 peserta

  • Musik Tradisi Kontemporer: 4 peserta

  • Tari Kreasi SD: 9 peserta

  • Tari Kreasi SMP: 14 peserta

  • Musikalisasi Puisi Lampung: 4 peserta

Selain perlombaan, juga digelar Pameran Budaya selama tiga hari (27–29 Oktober 2025) yang menampilkan karya seni, produk unggulan, serta warisan budaya khas Way Kanan. Pameran ini diikuti oleh peserta dari jenjang SD, SMP, serta Forum PKBM dari 15 kecamatan di Kabupaten Way Kanan.

BACA JUGA :  Ketua Tim Penggerak PKK Way Kanan Hadiri Kegiatan Program SIGER Berbagi