WARTAMU.ID, Way Kanan, 20 November 2024 – Memasuki hari kedua, upaya pencarian terhadap seorang lansia bernama Samriadi (74) yang diduga hanyut di aliran Sungai Tangkas, Kampung Kotaway, Kecamatan Kasui, Kabupaten Way Kanan, terus dilakukan. Tim gabungan dari Polsek Kasui, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Way Kanan, relawan, serta masyarakat setempat bersinergi menyusuri aliran sungai demi menemukan korban.
Kapolres Way Kanan, AKBP Adanan Mangopang, melalui Kapolsek Kasui, IPTU Nursyamsi, menjelaskan bahwa korban yang sesuai KTP berdomisili di Dusun V, Kelurahan Tunas Jaya, Kecamatan Buana Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan, telah tinggal bersama anaknya di Kotaway Kasui selama empat tahun terakhir.
Menurut saksi mata, Jumri, korban diketahui hilang sejak Selasa (19/11) pagi. Pakaian korban ditemukan di pinggir Sungai Tangkas, sekitar 100 meter di belakang rumah korban, sekitar pukul 06.00 WIB.
“Saksi langsung memberi tahu keluarga korban terkait temuan pakaian tersebut. Setelah dicek, keluarga membenarkan bahwa korban tidak berada di rumah,” ungkap IPTU Nursyamsi.
Keluarga bersama warga setempat segera melakukan pencarian di sekitar sungai pada hari itu juga. Hingga Rabu (20/11) pukul 13.00 WIB, korban belum ditemukan.
Tim pencarian melibatkan berbagai pihak, termasuk Basarnas, TNI-Polri, BPBD Way Kanan, serta relawan dari Kampung Kotaway. Proses pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai menggunakan perahu karet dan alat bantu lainnya.
“Kami terus berupaya semaksimal mungkin dengan harapan korban dapat segera ditemukan. Fokus pencarian adalah menyisir aliran sungai di lokasi yang diduga menjadi tempat hilangnya korban,” tambah IPTU Nursyamsi.
Warga Kampung Kotaway turut ambil bagian dalam upaya pencarian dengan menyediakan bantuan logistik dan tenaga untuk mendukung tim gabungan. Solidaritas masyarakat menjadi salah satu kekuatan utama dalam upaya ini.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar aliran Sungai Tangkas untuk memberikan informasi jika melihat tanda-tanda keberadaan korban.
Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih terus berlangsung dengan prioritas menemukan korban dalam kondisi apapun. Kepolisian, bersama tim gabungan, berharap dukungan penuh dari masyarakat untuk membantu kelancaran proses pencarian.












