WARTAMU.ID, Malang, 28 Agustus 2023 – Mahasiswa dari Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) kelompok 242 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) telah mencapai keberhasilan gemilang dalam mendongkrak kualitas pendidikan di lima Taman Pendidikan Al-Quran (TPQ) yang terletak di Desa Petungsewu. Lima TPQ tersebut adalah TPQ Al-Wafa Islamic Center, TPQ Mitftahul Jannah, TPQ Al-Ikhlas, TPQ Darul Muttaqin, dan TPQ Miftahul Huda. Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, kami berhasil memberikan dampak positif yang signifikan terhadap para pelajar di wilayah tersebut.
Dalam program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) yang berlangsung dari tanggal 28 Juli hingga 28 Agustus di Desa Petungsewu, mahasiswa PMM Kelompok 242 UMM aktif terlibat dalam berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pemahaman anak-anak terkait Al-Quran. Kami memberikan dukungan dalam pengajaran, pengawasan belajar, serta mengorganisir kegiatan-kegiatan edukatif yang merangsang minat anak-anak terhadap pelajaran agama dan ekonomi.

Salah satu perwakilan mahasiswa, Ahmad Lutfi, mengungkapkan, “Kami merasa sangat berbahagia dapat berkontribusi di TPQ Desa Petungsewu. Anak-anak di sini memiliki semangat belajar yang tinggi, dan kami berusaha keras untuk memberikan mereka pendampingan terbaik dalam memahami Al-Quran.”
Dalam rangka memperkuat keterampilan sosial, pengabdian kepada masyarakat, dan pengalaman praktis, mahasiswa PMM kelompok 242 UMM telah mengambil inisiatif untuk terlibat aktif dalam pengembangan pendidikan di lingkungan sekitar. Kami telah menjalin kemitraan dengan 5 TPQ yang berada di Desa Petungsewu, sebuah daerah pedesaan di kabupaten Malang yang membutuhkan perhatian lebih terhadap pendidikan anak-anak.
Dampak positif dari kontribusi mahasiswa PMM tidak hanya terlihat dari peningkatan pemahaman anak-anak terhadap isi Al-Quran, tetapi juga dalam peningkatan disiplin dan minat belajar mereka. Para pengajar TPQ di Desa Petungsewu juga merasa sangat berterima kasih atas upaya mahasiswa UMM ini dalam membantu pendidikan anak-anak.
Melalui berbagai kegiatan, mahasiswa PMM kelompok 242 UMM berhasil memberikan kontribusi yang berarti bagi pendidikan anak-anak di TPQ-TPQ tersebut. Beberapa hasil yang telah dicapai diantaranya adalah peningkatan kualitas pengajaran dengan berkolaborasi dengan para pengajar di TPQ untuk mengembangkan metode pengajaran yang lebih inovatif dan menarik bagi anak-anak. Mereka membantu merancang rencana pembelajaran yang interaktif dan sesuai dengan perkembangan anak. Pelatihan keterampilan sebagai bagian dari upaya pengembangan anak secara holistik, mahasiswa PMM menyelenggarakan pelatihan keterampilan tambahan di luar kurikulum reguler. Kegiatan seperti pemberian edukasi mengenai menabung pada usia dini dan pengenalan konsep pasar. Peningkatan sarana dan prasarana dengan turut berperan dalam meningkatkan fasilitas-fasilitas yang ada. Kegiatan pengolahan botol plastik bekas menjadi media tanam tanaman hias untuk memperindah tempat kegiatan mengajar di salah satu TPQ.

Hasil dari upaya kolaboratif ini telah memberikan dampak yang positif bagi TPQ dan masyarakat Desa Petungsewu secara keseluruhan. Anak-anak mendapatkan pendidikan yang lebih berkualitas, serta kesempatan untuk mengembangkan berbagai keterampilan tambahan yang akan membantu mereka di masa depan.
Kesuksesan ini juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa UMM dan institusi pendidikan lainnya untuk terus berkomitmen dalam pengabdian kepada masyarakat. Keterlibatan aktif dalam pengembangan pendidikan di daerah pedesaan membuka peluang untuk menciptakan perubahan yang berarti dan berkelanjutan bagi generasi muda Indonesia.












