Satreskrim Polres Pesawaran Berhasil Amankan Terduga Pelaku Kekerasan Terhadap Wartawan

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pesawaran

WARTAMU.ID, Pesawaran, 3 Oktober 2023 – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pesawaran berhasil mengamankan terduga pelaku kekerasan fisik, ancaman, dan penghalangan tugas jurnalis terhadap Angger Pangestu (22), seorang wartawan media online di Pringsewu. Kejadian ini terjadi pada Minggu, 24 September 2023, di Tugu Pengantin Desa Gedongtataan Kecamatan Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran.

Kapolres Pesawaran, AKBP Maya Henny Hitijahubessy, melalui Kasat Reskrim Polres Pesawaran, AKP Supriyanto Husin, menyatakan bahwa pihak kepolisian segera merespons laporan tersebut dengan cepat. “Setelah mendapatkan laporan, kita langsung melakukan penyelidikan, dan saat ini terduga pelaku sudah kita amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata AKP Supriyanto dalam konferensi pers pada Minggu, 24 September 2023.

Identitas pelaku, yang merupakan pegawai honorer di Kecamatan Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Kasat Reskrim juga menambahkan, “Untuk lebih pastinya, kami mohon waktu.”

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran, M. Ismail, mengapresiasi tindakan cepat yang diambil oleh Polres Pesawaran dalam mengungkap dugaan penganiayaan terhadap wartawan Angger Pangestu. “Kami mewakili insan pers di Pesawaran mengapresiasi upaya Polres Pesawaran mengungkap terduga pelaku. Kami juga berharap agar terduga pelaku diproses sesuai dengan hukum yang berlaku, dan kasus ini bisa menjadi preseden baik serta efek jera agar tidak ada lagi oknum yang berupaya menghalangi kerja jurnalis, khususnya di Kabupaten Pesawaran dan di Indonesia pada umumnya,” ujar M. Ismail.

Dalam kejadian tersebut, Angger Pangestu, seorang wartawan anggota PWI Pesawaran, mengalami kekerasan fisik dan verbal beserta ancaman saat berada di Tugu Pengantin Desa Gedongtataan. Angger Pangestu bercerita, “Saat saya sedang duduk minum kopi di kedai di Tugu Pengantin, beberapa saat kemudian tiba-tiba terjadi keributan dan perkelahian beberapa orang di pinggir jalan, dan jiwa jurnalis saya terpanggil untuk mendokumentasikan kejadian perkelahian tersebut.”

Dia juga mengungkapkan bahwa setelah mencoba mendokumentasikan kejadian tersebut, beberapa orang tak dikenal mendekatinya dan melakukan kekerasan fisik, termasuk menampar pipinya. “Padahal saya sudah jelaskan, tapi orang itu menjawab ‘Wartawan Apa,’” tambah Angger.

BACA JUGA :  Polsek Bumi Agung, Lakukan Giat Prokes Di SMPN 01 Bumi Agung

Kejadian tersebut berakhir setelah seorang polisi datang dan melakukan tembakan ke atas untuk meredakan keributan. Setelah itu, Angger Pangestu melaporkan insiden tersebut ke Polres Pesawaran.

Kepolisian Pesawaran berkomitmen untuk mengusut kasus ini secara tuntas, sehingga pelaku dapat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku dan memberikan pesan bahwa tindakan kekerasan terhadap wartawan tidak akan ditoleransi.