Pelanggan cukup scan QR Code untuk pesan & bayar langsung dari HP. Kelola keuangan bisnis jadi lebih simpel dan terpantau online.

Satreskrim Polresta Bandar Lampung dan Kodam II Sriwijaya Ungkap Pelaku Penusukan Anggota TNI-AD di Cafe Tokyo Space

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Ino Harianto, enggan merinci identitas pelaku, dan hanya membenarkan pelaku sudah ditangkap, dan diserahkan ke POM TNI-AD.

WARTAMU.ID, Bandar Lampung – Satreskrim Polresta Bandar Lampung bersama Kodam II Sriwijaya mengungkap pelaku penusukan yang menewaskan anggota TNI-AD di cafe Tokyo Space. Pelaku juga diduga tentara pangkat Prada yang juga teman korban. Hasil pemeriksaan menyebutkan, bahwa pelaku tidak sengaja melukai korban, dalam keributan di depan Meja DJ Cafe Tokyo Space, Minggu 14 Mei 2022 dini hari itu.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Ino Harianto, enggan merinci identitas pelaku, dan hanya membenarkan pelaku sudah ditangkap, dan diserahkan ke POM TNI-AD. Dan memperislahkan wartawan bertanya di ke Denpom II/3 Lampung. “Saat ini proses penyidikannya sudah kita serahkan ke Pomad. Pelaku satu orang, untuk motif dan hal lainnya silahkan konfirmasi ke sana,” kata Ino.

i
Aplikasi Kasir Posbon
Pelanggan cukup scan QR Code toko untuk membuka menu produk, lalu pesan dan bayar langsung dari HP. Semua otomatis masuk ke dashboard kasir.
Coba

Sementara Korem 043/Gatam melalui Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 043/Gatam Lampung Mayor (CPM) Eva Kamal mengatakan kasus penusukan anggota TNI AD yang tewas di Tokyo Space Cafe beberapa waktu lalu, sedang didalami Datasemen Polisi Militer (Denpom) II/3 Lampung bersama Kodam II/ Sriwijaya.

“Proses penyidikan tersangka sedang didalami oleh tim investigasi bersama jajaran Kodam II/Sriwijaya. Biarkan tim investigasi bekerja, kami tidak memberikan statement karena masih praduga tak bersalah, beri kesempatan mereka mendalami kasus tersebut,” kata Eva Kamal di Makorem 043/Gatam Lampung, Jumat, 10 Juni 2022.

Menurut Eva, hasil pendalamanan yang menewaskan anggota TNI di Tokyo Space Cafe nanti akan dijelaskan penerangan Kodam Sriwijaya secara terperinci. “Kita miliki garis komando, Pangdam II Sriwijaya yang akan menjelaskan secara terperinci karena kita masih mengutamakan praduga tidak bersalah,” kata Eva. (Red)

BACA JUGA :  Wow, Ada 1 Pohon Pisang Berbuah Dua Tandan dan Berjantung 3