Tekab 308 Presisi Polsek Negara Batin Tangkap Pelaku Curas di Way Kanan

Barang bukti berupa handphone merek Oppo A54

WARTAMU.ID, Way Kanan – Tekab 308 Presisi Polsek Negara Batin bersama Sat Reskrim Polres Way Kanan Polda Lampung berhasil menangkap pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di Jalan HTI REG 44 Umbul Srimulyo Kampung Kertajaya, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan pada Selasa (09/07/2024).

Kapolres Way Kanan AKBP Pratomo Widodo, melalui Kapolsek Negara Batin Iptu Lusiyanto, menerangkan bahwa tersangka berinisial RS (37) berdomisili di Kampung Umbul Srimulyo, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan.

Kronologis kejadian bermula pada hari Senin, 8 April 2024, sekitar pukul 02:00 WIB di rumah korban yang berlokasi di HTI Register 44 Umbul Srimulyo, Kampung Kertajaya, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan. Pelaku yang berjumlah tiga orang, dua di antaranya masuk ke dalam rumah melalui pintu belakang dan menodongkan senjata api kepada korban dan istrinya. Mereka kemudian mengambil kalung yang dipakai oleh istri korban, satu unit sepeda motor merek Honda CB 150 R warna merah putih dengan nomor polisi B 3995 CBC, handphone merek Oppo A54 warna hitam kristal, dan uang tunai sebesar Rp1 juta. Setelah mengambil barang-barang tersebut, para pelaku melarikan diri.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Negara Batin untuk penanganan lebih lanjut.

Kronologis penangkapan terjadi pada hari Sabtu, 6 Juli 2024, pukul 21:00 WIB. Tekab 308 Presisi Polsek Negara Batin mendapatkan informasi dari masyarakat mengenai keberadaan pelaku. Atas informasi tersebut, petugas Polsek Negara Batin yang didukung oleh Tekab 308 Presisi Satreskrim Polres Way Kanan berhasil menangkap tersangka tanpa perlawanan beserta barang bukti di HTI Register 44 Umbul Srimulyo, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan.

Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti berupa handphone merek Oppo A54 warna hitam kristal dan kotaknya dibawa ke Mako Polsek Negara Batin untuk penyidikan lebih lanjut. Pelaku dapat diancam dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal sembilan tahun,” ungkap Kapolsek Negara Batin Iptu Lusiyanto.