Pelanggan cukup scan QR Code untuk pesan & bayar langsung dari HP. Kelola keuangan bisnis jadi lebih simpel dan terpantau online.

Senin Depan, Presiden Resmi Buka Kran Ekspor Minyak Goreng

Foto IG @jokowi

WARTAMU.ID, Jakarta – Setelah tiga pekan kebijakan pelarangan ekspor bahan baku minyak goreng dan minyak goreng sawit, dan  dampaknya mulai terasa oleh petani sawit swadaya yakni harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit yang mulai rendah dan beberapa pabrik tak bisa menampung TBS Sawit petani. Dikutip dari infosawit.com

Presiden Joko Widodo akhirnya secara resmi membuka kembali kran ekspor minyak goreng sawit dengan alasan pasokan dan suplai minyak goreng sawit terus bertambah. “Setelah kebijakan pelarangan ekspor minyak goreng guna pemenuhan dalam negeri, pemerintah terus memantau kebijakan tersebut, saya pun melihat langsung pasokan itu untuk pemenuhan ketersediaan di masyarakat dan berdasarkan pengecekan langsung saya di lapangan dan laporan yang saya terima pasokan minyak goreng terus bertambah,” kata Joko Widodo dalam keterangan resmi secara live, pada Kamis (19/5/2022), di pantau InfoSAWIT.

i
Aplikasi Kasir Posbon
Pelanggan cukup scan QR Code toko untuk membuka menu produk, lalu pesan dan bayar langsung dari HP. Semua otomatis masuk ke dashboard kasir.
Coba

Lebih lanjut kata Joko widodo, kebutuhan minyak goreng sawit curah untuk Indonesia adalah sebesar 194 ribu ton per bulan, dan pada Maret 2022 sebelum di lakukan pelarangan ekspor pasokan hanya mencapai 64,5 ribu ton per bulan.

“Namun setelah dilakukan pelarangan ekspor di bulan April pasokan minyak goreng sawit telah mencapai 211 ribu ton per bulan, melebihi kebutuhan nasional bulanan kita, selain itu juga terdapat penurunan harga rata-rata minyak goreng secara nasional pada April dari sekitar Rp 19.800/liter, menjadi Rp 17.200 – Rp 17.600/liter,” kata Presiden Jokowi.

Tutur Presiden, penambahan pasokan dan penurunan harga tersebut merupakan usaha bersama yang sudah dilakukan baik pemerintah maupun swasta, kendati dibeberapa daerah masih ada harga minyak gorengnya relatif tinggi, tetapi ungkap Jokowi, dirinya meyakini harga minyak goreng curah untuk beberapa minggu kedepan akan semakin terjangkau menuju harga yang ditentukan, karena ketersediannya semakin melimpah.

BACA JUGA :  Daftar Tokoh Penerima Tanda Jasa dan Kehormatan dari Presiden Jokowi

“Sebab itu berdasarkan pasokan yang sudah mulai bertambah dan mempertimbangkan adanya 17 juta orang yang ada di industri sawit baik petani, pekerja dan tenaga pendukung lainnya maka saya memutuskan bahwa ekspor minyak goreng akan dibuka kembali pada Senin (23/5/2022),” kata Joko Widodo.

Namun demikian tutur Joko Widodo, pihaknya akan tetap mengawasai dan memantau dengan ketat supaya pasokan minyak goreng sawit bisa tersedia dengan harga terjangkau, dan pada kesempatan ini Joko Widodo juga mengucapkan terimakasih kepada petani sawit atas pengertian dan dukungan terhadap kebijakan pemerintah yang diambil untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas.

“Secara kelembagaan pemerintah juga akan melakukan pembenahan dan prosedur di Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) agar terus diserderhanakan dan dipermudah supaya lebih adaptif dalam memenuhi pasokan di dalam negeri sehingga masyarakat dilindung dan dipenuhi kebutuhannya,” kata Joko Widodo. (T2)