WARTAMU.ID, METRO – Kwartir Pusat Hizbul Wathan (Kwarpus HW) menyiapkan langkah besar dalam pembenahan tata kelola organisasi melalui digitalisasi. Sistem baru tersebut akan mengintegrasikan data anggota, pelatih, pendaftaran hingga kegiatan pelatihan Hizbul Wathan.
Ketua Kwarpus Hizbul Wathan, Aman Suyadi, mengatakan penguatan sistem digital menjadi salah satu agenda yang akan dibahas dalam Tanwir I di Universitas Muhammadiyah Metro, 8–10 Oktober 2026.
Kwarpus Hizbul Wathan menyiapkan Integrated Digital Ecosystem sebagai sistem yang diharapkan dapat membuat pengelolaan organisasi lebih terintegrasi.
“Mulai dari anggota HW, pelatih, sampai pelatih nasional akan kita integrasikan dalam satu sistem,” kata Aman dalam konferensi pers di Metro, Rabu (7/10/2026).
Menurutnya, digitalisasi tidak hanya menyangkut administrasi organisasi, tetapi juga menjadi bagian dari strategi kaderisasi.
Perubahan pola interaksi generasi muda menuntut Hizbul Wathan menghadirkan metode pendidikan yang lebih sesuai dengan perkembangan zaman. Karena itu, pembaruan kurikulum kepanduan akan berjalan beriringan dengan pengembangan teknologi organisasi.
Aman menegaskan kemajuan teknologi tidak semestinya dihindari. Teknologi justru perlu dimanfaatkan untuk memperkuat gerakan, memperluas jangkauan komunikasi, serta membuat proses pendidikan kepanduan lebih menarik bagi generasi muda.
Melalui sistem digital tersebut, Kwarpus HW berharap tata kelola organisasi semakin tertib, terukur, dan mampu mendukung pengembangan anggota hingga tingkat daerah.




