DAERAH  

Penguatan Tata Kelola Komunitas Bagi Penggerak Literasi

Peningkatan Kompetensi Pengelola Komunitas Literasi / Rumah Baca/ Taman Baca di Kabupaten Way Kanan

WARTAMU.ID, Way Kanan – Untuk pengembangan komunitas literasi agar memiliki kemampuan pengelolaan tata kelola komunitas yang lebih baik, maka diperlukan kolaborasi yang saling berkaitan dan saling menguntungkan dalam konteks dampak manfaat dan tujuan dari literasi itu sendiri. Setidaknya hal itulah yang menjadi topik pembahasan yang dikupas oleh peserta bersama narasumber dalam peningkatan kompetensi pengelola komunitas literasi/rumah baca/taman baca di Kabupaten Way Kanan melalui kegiatan Pemberdayaan Komunitas Penggerak Literasi.

Acara di buka secara resmi oleh Kepala Dinas Perpustakaan & Kearsipan Way Kanan itu ditaja oleh Kantor Bahasa Provinsi Lampung bekerjasama dengan FTBM Way Kanan, berlangsung selama dua hari (15-16 Maret 2024) di Grand Livira Hotel Way Kanan. Dalam paparannya, Kepala Kantor Bahasa Provinsi Lampung, Desi Ari Presanti mengatakan bahwa komunitas literasi di Way Kanan harus mulai berbenah baik dalam manajemen organisasi, penyusunan program dan kemampuan penggeraknya.

Peningkatan Kompetensi Pengelola Komunitas Literasi / Rumah Baca/ Taman Baca di Kabupaten Way Kanan

“Potensi Way Kanan ini sangat bagus dijadikan sebagai role model pengelolaan organisasinya karena sudah tergabung dalam wadah FTBM yang saya lihat sangat solid, sehingga memudahkan untuk saling berkolaborasi sesama komunitas. Pemerintah tentu juga akan menyambut baik melalui dukungan program yang berkontribusi bagi kelangsungan komunitas-komunitas yang memang sudah bergerak secara nyata sesuai tupoksinya kepada masyarakat di akar rumput” paparnya.

Ketua Forum Taman Baca Masyarakat (FTBM) Way Kanan, Eko Prasetyo menyampaikan terima kasih atas dukungan pembinaan melalui kegiatan tersebut. “Dengan difasilitasi kegiatan untuk belajar dan bertukar informasi melalui kegiatan Pemberdayaan Komunitas Penggerak Literasi ini tentu suatu hal juga sangat membantu bagi kami, terutama bagi para penggerak literasi di Way Kanan. Kami juga siap berkolaborasi dengan pihak manapun untuk mengembangkan gerakan literasi” pungkas pegiat literasi Lampung itu.

Peningkatan Kompetensi Pengelola Komunitas Literasi / Rumah Baca/ Taman Baca di Kabupaten Way Kanan

Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 orang penggerak literasi yang diisi dengan materi yang berbeda-beda, antara lain penyusunan program komunitas literasi yang kreatif, cerdas berliterasi digital, teknik penulisan opini, sosialisasi banpem dan lain-lain. (Red)

BACA JUGA :  BAZNAS Lampung Minta Pemkab Pringsewu Segera Lakukan Penjaringan BAZNAS Kabupaten