DAERAH  

Polemik Hiburan Malam di Sumenep Belum Usai, Publik Tunggu Bukti Nyata

Oplus_131072

WARTAMU.ID, Sumenep Keberadaan tempat hiburan malam di Kabupaten Sumenep Jawa Timur kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah lokasi hiburan seperti Mr Ball, Lotus, Potre, JBL, Harmony, dan beberapa tempat lainnya disebut masih beroperasi aktif meski sebelumnya mendapat penolakan dari berbagai elemen masyarakat dan desakan penutupan dari kalangan ulama serta tokoh agama.

Kondisi tersebut memunculkan kekecewaan warga terhadap sikap Ketua DPRD Kabupaten Zainal Arifin yang sebelumnya sempat menyampaikan pernyataan tegas mendukung penertiban hiburan malam di Kota Keris. Pernyataan itu kala itu disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap aspirasi para ulama, habaib, dan Gerakan Umat Islam Sumenep (GUISS) yang meminta pemerintah bertindak tegas terhadap tempat hiburan yang dinilai bertentangan dengan norma agama dan budaya masyarakat Madura.

Namun hingga kini, masyarakat menilai belum ada langkah konkret yang benar-benar terlihat di lapangan. Tempat-tempat hiburan malam justru disebut masih beroperasi normal dan bahkan semakin ramai.

Salah satu warga Sumenep yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa dengan kondisi tersebut. Ia menilai pernyataan keras yang sebelumnya disampaikan pimpinan DPRD hanya sebatas narasi di media tanpa realisasi nyata.

“Dulu waktu bicara di media suaranya sangat keras, mendukung penutupan dan penertiban. Tapi sekarang tempat-tempat seperti Mr Ball, Lotus, Potre, JBL dan lainnya masih tetap buka dan ramai. Masyarakat akhirnya menilai itu hanya sebatas omongan saja,” ujarnya.

Menurut warga, keberadaan hiburan malam dikhawatirkan membawa dampak negatif bagi lingkungan sosial masyarakat, mulai dari gangguan ketertiban umum, keributan, hingga pergaulan yang dianggap tidak sesuai dengan nilai religius masyarakat Sumenep.

Masyarakat pun mempertanyakan sejauh mana komitmen lembaga legislatif dalam mengawal aspirasi warga terkait penertiban tempat hiburan malam. Mereka berharap pernyataan para wakil rakyat tidak berhenti sebagai konsumsi pemberitaan semata, melainkan diikuti langkah nyata bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.

Hingga saat ini, warga masih menunggu ketegasan dan tindakan konkret dari pihak terkait agar persoalan hiburan malam di Kabupaten Sumenep mendapat kepastian penyelesaian sesuai aspirasi masyarakat dan nilai budaya daerah setempat.

*****‌

BACA JUGA :  Oknum Wartawan Peras Gapoktan Diamankan Polsek Sungkai Selatan