WARTAMU.ID, Takengon – Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Tahun 2024 di Parkside Gayo Petro Hotel, Takengon. Acara ini dihadiri oleh 60 peserta, terdiri dari perwakilan Kalak dari BPBD 23 kabupaten/kota, dinas damkar Kota Banda Aceh, unsur Pengarah BPBA, Forum PRB Aceh, dan staf BPBA. (25/06)
Rakor ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi antara Pemerintah Aceh dengan kabupaten/kota di seluruh Aceh dalam rangka menyukseskan Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Tahun 2024. Acara ini akan berlangsung selama tiga hari, hingga tanggal 26 Juni 2024, dan dibuka secara resmi oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Dr. Ir. Zulkifli.
Dalam sambutannya, Zulkifli menekankan pentingnya peningkatan kemampuan di tingkat desa untuk meningkatkan mitigasi bencana. “Kolaborasi dengan akademisi perlu diperbanyak karena mereka memiliki sumber daya yang dapat mendukung upaya penanggulangan bencana,” ujar Zulkifli.
Sementara itu, Sekretaris BPBA, Ir. Muhammad Syahril, MM, menyampaikan bahwa Rakor ini juga dirancang untuk mengevaluasi kendala-kendala dalam penanganan bencana serta untuk mempererat kolaborasi antarinstansi terkait. “Peringatan bulan PRB adalah momentum penting untuk mempromosikan Aceh dan membangun kesadaran bersama tentang pengurangan risiko bencana,” kata Syahril.
Syahril juga menegaskan tujuan utama dari Rakor ini, yaitu memperkuat koordinasi antar BPBD 23 kabupaten/kota di Aceh serta meningkatkan sinergi dengan instansi terkait lainnya. “Kami berharap Rakor ini dapat meningkatkan koordinasi dan integrasi dalam penanggulangan bencana di Aceh,” tambahnya.
Dengan diselenggarakannya Rakor ini, diharapkan bahwa sinergi yang diperkuat akan mendukung suksesnya Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana dan Peringatan 20 Tahun Tsunami Aceh.












