RAGAM  

Da’i Muda Muhammadiyah Siap Jadi Penggerak Umat dan Pembangunan Lampung

Ketua PWPM Lampung, Muhtadli, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk implementasi tugas persyarikatan dalam menyiapkan kader da’i yang mampu menyampaikan risalah kenabian secara kontekstual.

WARTAMU.ID, Bandar Lampung – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Lampung sukses menyelenggarakan peringatan Milad ke-93 dan Pelatihan Da’i Pemuda Penggerak Pembangunan se-Provinsi Lampung pada Jumat hingga Minggu, 9–11 Mei 2025. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 36 da’i muda Pemuda Muhammadiyah dari seluruh wilayah Lampung.

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah pemateri berkompeten di bidangnya, seperti Staf Khusus Menteri Desa M. Khoirul Huda, M.Pd., Ketua Majelis Pustaka dan Informasi PWM Lampung Saad Sobari, S.Sos., Dosen Universitas Muhammadiyah Pringsewu Dr. Hasbullah, M.Pd.I., Ketua Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting PWM Lampung, serta Wakil Ketua PWM Lampung, Mansur Hidayat, M.Sos.I. dan Rahmat Santosa, S.Pd.I.

Ketua PWPM Lampung, Muhtadli, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk implementasi tugas persyarikatan dalam menyiapkan kader da’i yang mampu menyampaikan risalah kenabian secara kontekstual.

“Tentu dengan paradigma Islam yang berkemajuan sesuai prinsip dari empat pilar Pemuda Muhammadiyah,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya memahami Islam melalui rekonstruksi metode dan paradigma yang tidak kaku. Menurutnya, da’i Pemuda Muhammadiyah harus mampu menyampaikan pesan Islam yang relevan dengan kebutuhan zaman, tanpa terjebak dalam ekstremisme.

“Kita terbuka dalam mengembangkan pemikiran Islam agar Islam di Muhammadiyah selalu update. Kita tidak boleh ekstremisme, karena di tangan da’i inilah Islam akan sampai kepada jamaahnya,” tegas Muhtadli.

Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan, Bambang Mugiono, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk mengembangkan potensi da’i muda yang peka terhadap berbagai problematika umat.

“Output dari pelatihan ini diharapkan para da’i muda yang sudah dilatih memiliki kompetensi sebagai penggerak persyarikatan dan penggerak umat,” tuturnya.

Tak hanya fokus pada peningkatan kapasitas personal, PWPM Lampung juga menargetkan produk bersama dari kegiatan ini, yakni penyusunan kumpulan teks khutbah Jumat yang ditulis oleh para da’i muda. Inisiatif ini menjadi bagian dari gerakan literasi dan pengembangan keilmuan yang menjadi ciri khas Muhammadiyah.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi ideologis dan strategis bagi Pemuda Muhammadiyah di Lampung dalam menjawab tantangan dakwah dan pembangunan umat ke depan.

BACA JUGA :  Seminar "Perempuan Berdaya" di Sleman: Perempuan MUI Tolak Miras, Narkotika, Pinjol, dan Kontrasepsi Pelajar