WARTAMU.ID, Bandung — Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menyambut hangat kunjungan edukatif dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Prabumulih, Kota Palembang. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 24 Juni 2025, bertempat di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Kampus UM Bandung.
Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan akademik antar-fakultas ekonomi dari dua perguruan tinggi di Indonesia. Rombongan dari Universitas Prabumulih yang terdiri dari sekitar 150 peserta—termasuk mahasiswa dari Program Studi Manajemen, Akuntansi, dan Bisnis Digital—disambut secara resmi oleh jajaran pimpinan dan sivitas FEB UM Bandung. Mereka juga didampingi oleh para dosen serta ketua program studi masing-masing.
Kegiatan kunjungan yang dimulai pukul 13.00 WIB ini merupakan bagian dari program studi banding yang bertujuan untuk meningkatkan akreditasi serta memperluas wawasan dan pengalaman akademik para mahasiswa. Melalui kunjungan ini, diharapkan mahasiswa Universitas Prabumulih memperoleh inspirasi baru mengenai tata kelola akademik, penguatan tridarma perguruan tinggi, dan inovasi yang telah diterapkan oleh UM Bandung.
Dekan FEB UM Bandung, Ia Kurnia, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kehadiran rombongan Universitas Prabumulih. Ia merasa terhormat karena kampus yang dipimpinnya menjadi salah satu tujuan studi akademik lintas daerah.
“Kegiatan seperti ini penting untuk membangun sinergi. Kami terbuka untuk melanjutkan kerja sama dalam berbagai bidang, seperti penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pertukaran mahasiswa, hingga kolaborasi pengembangan kurikulum,” ujar Ia Kurnia di hadapan seluruh peserta.
Ia Kurnia juga menekankan bahwa kemajuan fakultas tidak bisa dicapai secara individual, melainkan perlu dibangun melalui kolaborasi aktif—tidak hanya dengan dunia industri tetapi juga antar perguruan tinggi. Menurutnya, kunjungan ini adalah bentuk nyata dari upaya memperkuat kerja sama akademik lintas institusi yang saling mendukung.
Dalam kesempatan tersebut, Ia Kurnia turut menjelaskan bahwa UM Bandung menerapkan pendidikan berbasis Catur Dharma, yaitu pengembangan tridarma perguruan tinggi yang diperkaya dengan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Hal ini menjadi ciri khas kampus Muhammadiyah dalam membentuk insan akademik yang berintegritas dan berkarakter Islami.
Kegiatan kunjungan ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan peninjauan langsung fasilitas kampus UM Bandung. Para peserta diajak melihat lebih dekat suasana pembelajaran, layanan akademik, serta inovasi digital dan fasilitas pendukung yang tersedia di lingkungan FEB UM Bandung.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi sarana edukatif, tetapi juga awalan bagi hubungan kolaboratif yang lebih erat antara kedua institusi demi masa depan pendidikan tinggi Indonesia yang unggul dan berkemajuan.












