Pelanggan cukup scan QR Code untuk pesan & bayar langsung dari HP. Kelola keuangan bisnis jadi lebih simpel dan terpantau online.

Mahasiswa KKN UMRI Kelompok 41 Kenalkan Seni Kolase, Asah Kreativitas Anak TK ABA Aisyah Bustanul Athfal

Kampung Kemuning Muda, Kecamatan Bungaraya, Siak, 4 Agustus 2026 — Suasana ceria dan penuh kreativitas mewarnai kegiatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Kelompok 41 saat menggelar pembelajaran seni melalui kegiatan kolase bersama peserta didik TK ABA Aisyah Bustanul Athfal, Senin (4/8/2026).

i
Aplikasi Kasir Posbon
Pelanggan cukup scan QR Code toko untuk membuka menu produk, lalu pesan dan bayar langsung dari HP. Semua otomatis masuk ke dashboard kasir.
Coba

 

Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN dalam menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan sekaligus edukatif bagi anak usia dini. Melalui seni kolase, anak-anak diajak mengenal berbagai bentuk, warna, serta cara menyusun dan menempel bahan menjadi sebuah karya sederhana.

 

Tidak sekadar menghasilkan karya seni, kegiatan ini juga dirancang untuk mendorong perkembangan kreativitas, imajinasi, ketelitian, serta kemampuan motorik halus anak. Proses mengambil, menyusun, dan menempel bahan secara tidak langsung melatih koordinasi antara mata dan tangan peserta didik.

 

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN Kelompok 41 turut mendampingi anak-anak secara langsung. Mahasiswa memberikan arahan mengenai tahapan pembuatan kolase, sekaligus memberikan ruang kepada setiap anak untuk menuangkan ide dan imajinasinya masing-masing.

 

Antusiasme peserta didik terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Anak-anak tampak bersemangat memilih bahan, menentukan bentuk, hingga menyelesaikan karya kolase mereka. Suasana pembelajaran pun berlangsung interaktif dengan canda dan keceriaan peserta didik.

 

Ketua KKN UMRI Kelompok 41 Kampung Kemuning Muda, Lamhot Gabriel Nainggolan, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mahasiswa untuk menghadirkan kontribusi nyata di tengah masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan anak usia dini.

BACA JUGA :  Absensi Elektronik Terbaik, Sekda Apresiasi Dinkes Kabupaten Bima

 

«“Kami ingin kehadiran KKN bukan hanya sekadar menjalankan program kerja, tetapi benar-benar memberikan pengalaman dan manfaat bagi masyarakat. Melalui kegiatan sederhana seperti seni kolase, kami ingin membantu anak-anak mengembangkan kreativitas, keberanian berekspresi, dan rasa percaya diri sejak usia dini,” ujar Lamhot Gabriel Nainggolan.»

 

Menurutnya, pendidikan tidak selalu harus berlangsung dalam suasana formal. Ruang bermain dan berkarya juga dapat menjadi bagian penting dalam proses tumbuh kembang anak.

 

“Anak-anak memiliki dunia mereka sendiri, yaitu dunia bermain dan berimajinasi. Karena itu, tugas kita adalah menciptakan ruang yang membuat mereka berani mencoba, berani berkarya, dan merasa bahwa setiap hasil karya mereka memiliki nilai,” tambahnya.

 

Bagi mahasiswa KKN Kelompok 41, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi bagian dari program kerja, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kedekatan dengan lingkungan pendidikan serta memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi anak-anak.

 

Kehadiran mahasiswa KKN UMRI Kelompok 41 di Kampung Kemuning Muda diharapkan dapat terus memberikan kontribusi positif serta memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kreatif bagi generasi sejak usia dini.