DAERAH  

Field Trip Siswa SD Muhammadiyah 2 Kota Langsa ke Aceh Hidroponik

Kegiatan field trip ini mendapatkan tanggapan positif dari orang tua wali dan para siswa.

WARTAMU.ID, LANGSA – Sebanyak 90 siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 2 Kota Langsa melaksanakan field trip ke Aceh Hidroponik di Kabupaten Aceh Tamiang pada Sabtu (9/6/2024). Para siswa berangkat menggunakan dua truk Reo milik TNI dari Batalyon 111, menunjukkan semangat dan antusiasme yang tinggi dalam kegiatan belajar di luar kelas ini.

Kegiatan field trip ini mendapatkan tanggapan positif dari orang tua wali dan para siswa. Mereka tampak begitu bersemangat mengikuti seluruh rangkaian acara. Wali kelas 3C, Sri Handayani, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program unggulan sekolah yang dilaksanakan setiap tahunnya.

“Field trip ini bertujuan agar anak-anak tahu bagaimana cara menanam sayuran menggunakan media selain tanah. Anak-anak juga diajak berkeliling kebun anggur,” ungkap Sri Handayani, S.Pd. Ia menambahkan bahwa melalui kegiatan ini, siswa dapat menambah wawasan tentang teknik menanam sayuran dengan media seperti air dan kapas. Setelah memahami ilmunya, siswa akan mempraktikkan pengetahuan tersebut di sekolah.

Wakil Kepala Sekolah Muhammadiyah 2 Kota Langsa, Ust. Anwar, S.Pd.I., juga memberikan tanggapannya mengenai kegiatan tersebut. “Anak harus dididik tidak hanya dengan teori-teori saja, tapi juga melalui praktik langsung mengenai ilmu pertanian ini,” ujarnya. Anwar menekankan pentingnya inovasi dalam bidang pertanian, terutama karena kesulitan mencari lahan pertanian di kota. Oleh karena itu, anak-anak perlu diajarkan cara bertani dengan metode alternatif.

Menurut Anwar, field trip juga mengajak siswa untuk berpikir kreatif, mendapatkan pengalaman baru, serta dapat melihat dan mengetahui permasalahan secara langsung melalui kunjungan di luar sekolah. Ia menekankan pentingnya mengikuti kegiatan field trip karena memberikan manfaat besar bagi pengalaman belajar siswa. Sementara itu, guru harus menerapkan teori 6 M dalam pembelajaran, yaitu mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta.

“Saya berterima kasih sekali kepada wali kelas dan asisten wali kelas 3 serta dewan guru yang telah menyukseskan kegiatan ini. Semoga kegiatan yang kreatif seperti ini bisa menjadi contoh untuk kelas yang lain,” tutup Anwar, S.Pd.I.

Kegiatan field trip ini diharapkan dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya sekolah dalam memberikan pendidikan yang menyeluruh dan praktis bagi siswa-siswinya, sehingga mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan teori tetapi juga pengalaman praktis yang berguna di masa depan.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *