WARTAMU.ID, Way Kanan (Lampung) – Ketika membaca surat undangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Way Kanan Nomor :005/506/I.02-WK/2023 yang ditanda tangani oleh Sekertaris Daerah (Sekda) Saipul tentang acara Doa bersama dan Santunan anak Yatim Piatu, sempat menimbulkan pertanyaan kenapa acara tersebut tidak dilaksanakan di Rumah Dinas Bupati Way Kanan seperti beberapa tahun sebelumnya. Acara tersebut juga mengundang Forkopimda, Ormas Keagamaan dan Pemuda, serta Organisasi Wartawan yang ada di Kabupaten Way Kanan. Senin,17/4/2023.
”Saya ucapkan terimakasih, saya doakan setiap langkah kaki bapak/ibu dari rumah menuju kediaman kami ini dihitung amal oleh Allah Swt”.Ucap Bupati Way Kanan (Raden Adipati Surya) dalam sambutanya sekitar pukul 17:05 Wib.
Acara tersebut telah molor hampir satu jam dari undangan yang telah ditentukan. Dalam undangan tertera bahwa acara dimulai pukul 16:00 Wib namun barang kali para peserta berasumsi bahwa acara tersebut sekaligus buka bersama. Rupanya Pemkab Way Kanan tetap berpegang teguh pada Surat Edaran Sekertaris Kabinet Republik Indonesia Nomor: 38/Seskab/DKK/03/2023 perihal larangan buka puasa bersama bagi para ASN tahun 2023.
Sehingga bagi tamu undangan yang hadir langsung diberikan dua buah kotak yang berisi makanan dan kue sebelum menuju tempat duduk dilokasi yang sudah disiapkan.
Acara yang dimulai dengan pembacaan Ayat Suci Alquran, dilanjut dengan sambutan Bupati Way Kanan, Santunan kepada anak yatim piatu, ceramah oleh ustadzah Azizah, dan ditutup dengan pembacaan doa.

Bupati Way Kanan (Raden Adipati Surya) menjadi penerima tamu, berjabat tangan dengan tamu undangan yang hadir sebelum seremonial acara dimulai. Tidak hanya sendiri, Raden Adipati Surya juga ditemani Ayahandanya (Kalbadi) yang duduk tidak terlalujauh dari posisinya ditambah lagi dengan Sekertaris DPC Demokrat Way Kanan (Suradal).
Bintang-bintang pun hadir dalam kegiatan tersebut, mulai dari Ketua PC Nahdlatul Ulama(NU) Way Kanan dimana ada 9 bintang pada logo NU, dan banyak juga logo bintang Mercy yang digunakanpara kader partai Demokrat.
”wah ini para bintang yang hadir, ada bintang 9, ada juga bintang Mercy (Partai Demokrat) yang hadir dalam kegiatan tersbut”. Ucap salah seorang peserta.
Disela-sela acara seremonial tengah dimulai, orang nomor dua di Kabupaten Bumi Ramik Ragom ini hadir. Semula dirinya (Ali Rahman) memilih untuk duduk dikursi yang agak jauh dari acara seremonial dan berdekatan dengan kawan-kawan media (Wartawan).
”Uyy alangkah susahnya ketemu wartawan dibulan ramadhan ini, ketemu susah, ditelpon gak ngangkat”. Ujar Ali Rahman (Wakil Bupati Way Kanan) ini saat bersalaman dengan rekan-rekan media yang berada didekat pintu masuk kediaman pribadi Bupati Way Kanan di Kmapung Bumi Ratu Kecamatan Umpu Semenguk.
Perkataan tersebut seperti terbalik 360 derajat dari keadaan sebenarnya, tapi itulah Ali Rahman yang merupakan sosok Humble dan penuh keceriaan dan tak segan untuk bercanda denganmasyarakatnya. Banyak para pejabat yang menghindar dari awak media saat menjelang akhir ramadhan dan barang kali lebih fokus kepada ibadah karena belum tentu tahun depan dapat bertemu dengan bulan suci ramadhan ini.
Sekitar 5 menit setelah itu, Ajudan menghampiri Wakil Bupati Way Kanan (Ali Rahman) untuk dapat duduk didepan bersama Forkopimda lainnya.
”Ijin Pak diminta bapak (Bupati) untuk mendampingi duduk didepan”. Ujar Ajudan Bupati Way Kanan.
Hadir Forkopimda dan duduk didepan dalam acara tersebut seperti Kapolres, Dandim 0427, Sekda, Ketua DPRD, Kalapas, Pengadilan Negeri, Kejaksaan, Kakan Kemenag, dan Bawaslu Way Kanan, sementara untuk KPU Way Kanan tidak ada perwakilan yang hadir karena tengah melaksanakan Bimtek Pengelolaan Anggaran di Hotel Emersia Bandar Lampung.
Untuk Ormas yang hadir ada dari Muhammadiyah dan Ortomnya, NU dan Banomnya, FKUB, LDII, Organisasi Kepemudaan, Ketua Organisasi Wartawan dan dimeriahkan oleh para anggotanya.
”Sebagai Bupati saya hanya mengharapkan 2 hal dari masyarakat. Pertama kata terimakasih dan kedua doa dari bapak/ibu sekalian”. Jelas Raden Adipati Surya.
Ucapan terimkasih disampaikan oleh masyarakat saat ada program atau hal yang dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat merasakan manfaatnya kemudian dengan tulus masyarakat mendoakan parapemimpinnya semoga selalu amanah dan dipermudah dalam menjalankan tugasnya. Bupati Way Kanan menyadari masih adanya kekurangan dalam pemerintahan yang dipimpinnya terlebih saat ini telah memasuki periode keduanya.
”Pemerintah itu sama seperti keluarga kecil, kalau dalam satu bulan ada pemasukan maka sudah dipersiapankan untuk makan/minum, pendidikan anak, kebutuhan transfortasi dan lain-lain, sehingga harap maklum jika tidak semuanya dapat terealisasi dengan cepat karena keterbatasan anggaran”.Tambah Raden Adipati Surya.

Selesai dirinya memberikan sambutan acara dilanjutkandengan pemberian santuanan kepada anak yatim piatu yang hadir dan didampingi Ketua Tim PKK (Dessy AfriantiAdipati),dan Wakil Bupati Ali Rahman.
Disempatkan juga acara sholat magrib berjamaah dilokasi tersebut dan suasana tetap ramai dimana masyarakat saling bertemu dengan para pejabat yang hadir danberakhirmendekati waktu isya.












