WARTAMU.ID, MAKASSAR – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PC) Manggala Kota Makassar menggelar Kajian Ahad Subuh pada Ahad, 14 Muharram 1446 H atau 21 Juli 2024. Acara ini menghadirkan KH Kusnadi Ikhwani sebagai narasumber, yang merupakan Koordinator Pembinaan Masjid Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Masjid Muhammadiyah (LPCRM) serta Ketua Takmir Masjid Al Falah Sragen, Jawa Tengah.
Kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama antara LPCRM PD Muhammadiyah Makassar, PC Muhammadiyah Manggala Kota Makassar, dan Takmir Masjid Muhammadiyah Darussalam Borong Jambu Manggala Makassar. Tema yang diusung dalam kajian ini adalah “Strategi Memakmurkan Masjid dengan Ikhlas dan Mensejahterakan.”
KH Kusnadi Ikhwani, yang juga penulis buku “Strategi Memakmurkan Masjid: Kupas Tuntas Strategi Takmir, Jamaah, Layanan, Dana, dan Manajemen Masjid,” menjelaskan bahwa masjid yang makmur bukan sekadar tempat beribadah, tetapi juga pusat kegiatan umat Islam di sekitarnya, menjadi pusat peradaban. “Masjid bukan sekadar beton dan besi, tapi fungsi dan kontribusi,” ujarnya.
Dalam kajian tersebut, KH Kusnadi Ikhwani memaparkan lima langkah memakmurkan masjid:
- Strategi Takmir: Ini adalah kunci pertama dan paling penting. Jika strategi takmir tidak berjalan, strategi selanjutnya tidak akan efektif.
- Strategi Jamaah: Melibatkan jamaah dalam kegiatan masjid.
- Strategi Layanan: Memberikan layanan terbaik kepada jamaah.
- Strategi Dana: Mengelola dana dengan transparan dan efisien.
- Strategi Manajemen: Mengunci sistem yang dijalankan dari strategi pertama hingga keempat untuk memastikan keberlanjutan.
KH Kusnadi Ikhwani juga menekankan lima prinsip dalam mengelola masjid, yaitu ikhlas, handal, serius, amanah, dan iman, yang disingkat IHSAN. Prinsip ini bertujuan untuk merevolusi mental takmir. “Masjid bukan milik takmir, masjid milik Allah, dan takmir dipilih untuk melayani, bukan untuk menguasai,” tambahnya. Ia juga menekankan pentingnya salat berjamaah sebagai program utama masjid makmur. “Orang yang tidak salat berjamaah di masjid tidak pantas menjadi takmir,” tegasnya.
Kajian Ahad Subuh ini dihadiri oleh Ketua LPCRM PD Muhammadiyah Makassar, Abd Haris Azis, S.Ag, M.Pd.I; Ketua PC Manggala, Muh Ali, S.Ag, M.Pd.I; Ketua PCM Tello Baru, H. Muh Ridwan Salla, S.Ag, M.Pd.I; serta Takmir Masjid Muhammadiyah Darussalam Borong Jambu Manggala seperti Dr. Masriadi Patu, M.Si, dan H. Ilyas Jamaluddin, S.Pd.I. Para pengurus cabang dan ranting Muhammadiyah se-Manggala serta Angkatan Muda Muhammadiyah juga turut hadir dalam acara tersebut.












