WARTAMU.ID, Ngalangombo, 4 Maret 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan menghadirkan inovasi tungku pembakaran sampah minim asap yang disebut Rocket Stove Incinerator sebagai solusi pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan bagi masyarakat desa. Program ini bertujuan membantu warga mengurangi polusi udara akibat pembakaran sampah secara terbuka yang sering menghasilkan asap berlebih dan berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan akibat udara yang tercemar.
Rocket Stove merupakan tungku pembakaran sampah sederhana yang dirancang dengan sistem pembakaran lebih efisien sehingga mampu menghasilkan panas tinggi tanpa tambahan bahan bakar selain sampah yang dibakar. Tungku ini umumnya dibuat dari bahan sederhana seperti batu bata dan semen, dengan desain berbentuk huruf L atau J yang berfungsi memaksimalkan aliran udara di dalam ruang pembakaran.
Menurut Fadil selaku Ketua KKN, inovasi Rocket Stove menjadi solusi sederhana namun memberikan dampak besar bagi lingkungan. “Menurut saya, inovasi Rocket Stove ini jadi solusi yang simpel tapi berdampak besar buat lingkungan karena sistem pembakarannya lebih maksimal dan asap yang dihasilkan jauh lebih sedikit. Selain prosesnya lebih cepat dan efisien, penggunaannya juga membantu meminimalisir polusi udara. Selain pembuatannya yang tidak ribet dan bisa menggunakan bahan sederhana yang mudah ditemukan, jadi menurut saya ini contoh nyata bahwa inovasi ramah lingkungan tidak harus mahal atau canggih, yang penting tepat guna dan bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Program ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan kegiatan. Proses pelaksanaan dimulai dari tahap sosialisasi kepada warga mengenai manfaat serta cara kerja Rocket Stove. Setelah itu, mahasiswa bersama masyarakat melakukan praktik langsung pembuatan tungku tersebut. Antusiasme warga terlihat tinggi, terutama saat sesi perakitan dan uji coba penggunaan.
Dalam kegiatan tersebut, warga terlibat aktif di setiap tahapan pembuatan, mulai dari penyusunan bahan, proses pemasangan ruang bakar, hingga tahap finishing. Melalui keterlibatan langsung ini, masyarakat diharapkan tidak hanya memahami cara penggunaan, tetapi juga mampu membuat serta mengembangkan Rocket Stove secara mandiri di kemudian hari.
Dukuh Padukuhan Ngalangombo, Ibu Mukti, menyampaikan bahwa program ini merupakan ide yang baik dalam membantu masyarakat mengatasi permasalahan sampah rumah tangga. “Pembuatan Rocket Stove oleh mahasiswa KKN UAD 2026 merupakan ide yang cukup baik karena dapat membantu masyarakat mengurangi penumpukan sampah rumah tangga. Rocket Stove memiliki sistem pembakaran yang lebih efisien sehingga sampah organik atau bahan mudah terbakar dapat terbakar lebih cepat dan menghasilkan panas yang tinggi. Selain itu, alat ini relatif mudah dibuat dengan bahan sederhana sehingga masyarakat dapat menirunya secara mandiri,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa penggunaan Rocket Stove perlu disertai dengan edukasi kepada masyarakat agar tidak membakar sampah berbahaya seperti plastik beracun atau bahan kimia, sehingga manfaatnya tetap aman bagi lingkungan.
Dengan pengelolaan yang tepat, Rocket Stove dapat membantu mengurangi volume sampah sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pemanfaatan teknologi sederhana yang bermanfaat.
Mahasiswa KKN berharap inovasi Rocket Stove dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat bahkan setelah masa pengabdian berakhir. Selain mampu mempercepat proses pembakaran, alat ini juga membuat api lebih terfokus di dalam ruang bakar sehingga lebih aman digunakan.
Pembakaran yang lebih sempurna membuat volume sampah berkurang secara signifikan dan hanya menyisakan abu dalam jumlah relatif sedikit. Dibandingkan dengan pembakaran sampah di tanah terbuka yang menghasilkan asap tebal dan polusi, penggunaan Rocket Stove dinilai lebih ramah lingkungan serta mampu mengurangi gangguan bagi masyarakat sekitar.
Program Rocket Stove ini menjadi bukti bahwa inovasi sederhana dapat memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat desa sekaligus memperkuat semangat kolaborasi antara mahasiswa dan warga dalam menciptakan solusi lingkungan yang berkelanjutan.
Nama Penulis : Hasna Ayu Wulandari
Afiliasi : Universitas Ahmad Dahlan
Kontak : hasnaayuwulandari645@gmail.com












