Pelanggan cukup scan QR Code untuk pesan & bayar langsung dari HP. Kelola keuangan bisnis jadi lebih simpel dan terpantau online.

Mubaligh Hijrah Internasional 2025: Mahasiswa UNISA Yogyakarta Berdakwah di Malaysia

Dengan program ini, UNISA Yogyakarta tidak hanya memberikan pengalaman dakwah kepada mahasiswa, tetapi juga memperkuat jejaring dakwah Muhammadiyah di tingkat internasional.

WARTAMU.ID, Yogyakarta – Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPI) Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta kembali menggelar program tahunan Mubaligh Hijrah (MH) Internasional. Program ini merupakan kegiatan dakwah bagi mahasiswa di bulan Ramadhan yang dilaksanakan di luar negeri sebagai bentuk pengabdian kampus kepada masyarakat.

Pada Ramadhan 1446 H/2025 M, program MH Internasional diikuti oleh 13 mahasiswa UNISA Yogyakarta. Kegiatan ini bekerja sama dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia untuk menyebarkan dakwah Islam yang membawa rahmat bagi semesta alam (rahmatan lil alamin).

i
Aplikasi Kasir Posbon
Pelanggan cukup scan QR Code toko untuk membuka menu produk, lalu pesan dan bayar langsung dari HP. Semua otomatis masuk ke dashboard kasir.
Coba

MH Internasional bertujuan untuk mengenalkan mahasiswa pada dakwah kemasyarakatan (social worker) yang berlandaskan teologi Al Maun. Dalam ajaran Muhammadiyah, Surat Al Maun menjadi dasar gerakan sosial dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Lokasi dan Pembagian Tugas

Kegiatan MH Internasional tahun ini dilaksanakan di Kuala Lumpur, Malaysia. Sebanyak 13 mahasiswa peserta program ditempatkan di berbagai ranting Muhammadiyah, yaitu Kampung Baru, Kepong, dan Kampung Pandan. Mereka berperan aktif dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan keagamaan selama bulan Ramadhan.

Fokus Kegiatan

Program kerja MH Internasional 2025 berfokus pada:

  1. Pembinaan Keagamaan – Mahasiswa membantu dalam pengelolaan kegiatan ibadah selama Ramadhan, termasuk pengajaran Al-Qur’an, kajian keislaman, serta ceramah keagamaan.
  2. Dakwah Sosial – Mengimplementasikan konsep dakwah kemasyarakatan dengan membantu kegiatan sosial di komunitas setempat.
  3. Peningkatan Semarak Ramadhan – Mahasiswa berperan aktif dalam menyemarakkan suasana Ramadhan melalui berbagai aktivitas Islami yang melibatkan masyarakat setempat.

Antusiasme Warga Muhammadiyah Malaysia

Selama 15 hari pelaksanaan, program ini mendapatkan sambutan hangat dari warga Muhammadiyah di Malaysia. Mereka merasa terbantu dengan kehadiran para mahasiswa dalam menghidupkan suasana Ramadhan di lingkungan mereka.

BACA JUGA :  Dialog Kebangsaan PDPM Banyumas: Refleksi 93 Tahun Perjuangan Pemuda Negarawan untuk Indonesia Raya

Dengan program ini, UNISA Yogyakarta tidak hanya memberikan pengalaman dakwah kepada mahasiswa, tetapi juga memperkuat jejaring dakwah Muhammadiyah di tingkat internasional. MH Internasional menjadi bukti nyata bahwa semangat dakwah Islam dapat tersebar luas ke berbagai penjuru dunia, membawa manfaat bagi masyarakat dan memperkokoh nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin.