WARTAMU.ID Sumenep Semangat berbagi dan kepedulian sosial mewarnai peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang digelar Pimpinan Daerah (PD) Salimah Kabupaten Sumenep. Kegiatan yang dipusatkan di Musholla Nurul Jannah, Kecamatan Lenteng, itu dirangkai dengan santunan anak yatim sekaligus pelantikan pengurus baru Pimpinan Cabang (PC) Salimah Kecamatan Lenteng.
Mengusung tema “Merajut Kepedulian, Menghadirkan Bahagia untuk Sesama”, kegiatan tersebut dihadiri tokoh agama, pengurus Salimah, perwakilan LMI Sumenep, Baznas Kabupaten Sumenep, kader Salimah, serta puluhan anak yatim dari berbagai desa di Kecamatan Lenteng.
Ketua PD Salimah Kabupaten Sumenep, Diah Evi Nurani, S.TP., M.Si, dalam sambutannya mengajak seluruh hadirin menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai sarana memperkuat kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama.
Menurutnya, pergantian tahun Hijriah bukan sekadar pergantian kalender, melainkan momentum hijrah menuju pribadi yang lebih baik.
“Mari kita berpindah dari sifat acuh menjadi penuh peduli. Mari kita mulai tahun yang baru ini dengan semangat baru untuk berbuat baik,” ujarnya di hadapan para tamu undangan.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk membuka hati dan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, khususnya di bulan Muharram yang dikenal sebagai bulan penuh keberkahan dan kemuliaan dalam Islam.
“Sesuai dengan tema kita, Merajut Kepedulian, Menghadirkan Bahagia untuk Sesama, kami ingin mengajak kita semua untuk membuka hati dan mengukir senyum bahagia di wajah adik-adik kita di awal tahun yang penuh berkah ini,” tuturnya.
Tak sekadar memberikan santunan, panitia juga menghadirkan berbagai kegiatan edukatif dan rekreatif. Anak-anak yatim diajak mengikuti sesi ice breaking yang interaktif untuk membangun semangat dan keceriaan. Selain itu, mereka juga mendapatkan dongeng inspiratif bertema perjuangan Palestina yang bertujuan menanamkan nilai keimanan, empati, serta kepedulian terhadap sesama sejak dini.
Dalam sambutannya, Diah menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan sengaja dirancang agar tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang menyenangkan dan bermakna bagi anak-anak.
“Hari ini kita bergembira bersama melalui sesi ice breaking, menyimak dongeng kepalestinaan untuk memupuk iman dan kepedulian, serta melaksanakan pemberian santunan anak yatim sebagai wujud nyata kasih sayang di tahun baru Islam,” katanya.
Suasana haru dan kebahagiaan semakin terasa ketika puluhan anak yatim menerima santunan. Senyum ceria terpancar dari wajah mereka saat menerima bantuan yang diberikan oleh para donatur dan mitra kegiatan.
Program santunan tersebut terlaksana berkat dukungan para donatur, Lembaga Manajemen Infaq (LMI) Sumenep, serta Baznas Kabupaten Sumenep yang turut berkontribusi dalam menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim pada momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Pada kesempatan yang sama, PD Salimah Kabupaten Sumenep juga melantik kepengurusan baru PC Salimah Kecamatan Lenteng. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dengan pengambilan sumpah dan ikrar pengurus yang dipimpin langsung oleh Ketua PD Salimah Sumenep.
Pelantikan tersebut menjadi langkah awal bagi kepengurusan baru untuk memperkuat berbagai program pemberdayaan perempuan, pendidikan keluarga, pembinaan generasi, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan di wilayah Kecamatan Lenteng.
Kepada anak-anak yatim yang hadir, Diah memberikan motivasi agar tetap optimistis dalam menatap masa depan dan terus berjuang meraih cita-cita.
“Tetaplah tersenyum dan kejar cita-cita kalian dengan semangat baru. Kalian tidak sendiri. Ada Allah SWT dan ada banyak orang yang menyayangi serta mendukung kalian,” pesannya.
Di akhir sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur, LMI Sumenep, Baznas Kabupaten Sumenep, dan semua pihak yang telah berbagi kebahagiaan. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan dengan pahala yang berlipat ganda,” pungkasnya
Melalui momentum Muharram ini, Salimah berharap semangat berbagi, kepedulian, dan kebersamaan terus tumbuh di tengah masyarakat serta menjadi inspirasi untuk semakin peduli terhadap anak yatim dan keluarga yang membutuhkan.












