Polsek Gunung Labuhan Berhasil Meringkus Pelaku Penipuan dan Penggelapan di Way Kanan

Pada Jumat, 24 Mei 2024 sekitar pukul 20.00 WIB, Tim Tekab 308 Polsek Gunung Labuhan mendapatkan informasi dari masyarakat tentang keberadaan tersangka di Kampung Suka Negeri

WARTAMU.ID, Way Kanan, 25 Mei 2024 – Polsek Gunung Labuhan, Polres Way Kanan, Polda Lampung berhasil meringkus seorang pria berinisial D (26) yang diduga terlibat dalam kasus penipuan dan atau penggelapan di Kampung Bengkulu Rejo, Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Way Kanan. Penangkapan tersebut dilakukan pada Sabtu (25/05/2024).

Kapolres Way Kanan, AKBP Pratomo Widodo melalui Kapolsek Gunung Labuhan, Iptu Abdul Haris, mengungkapkan kronologis kejadian yang menimpa korban. Pada Senin, 14 Januari 2024 sekitar pukul 10.00 WIB, tersangka D menelpon korban dan menawarkan sebuah handphone. Namun, korban mengaku tidak memiliki uang untuk membeli handphone tersebut.

Korban kemudian meminta tersangka untuk menjualkan satu unit TV LED merek Aqua warna hitam ukuran 32 inci miliknya. Beberapa waktu kemudian, tersangka datang ke rumah korban di Kampung Bengkulu Rejo, Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Way Kanan. Tersangka membawa TV tersebut untuk dijual ke daerah Sakal, Lampung Utara.

Setelah membawa TV tersebut, tersangka tidak memberikan kabar lagi kepada korban. Merasa dirugikan, korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gunung Labuhan untuk ditindaklanjuti.

Pada Jumat, 24 Mei 2024 sekitar pukul 20.00 WIB, Tim Tekab 308 Polsek Gunung Labuhan mendapatkan informasi dari masyarakat tentang keberadaan tersangka di Kampung Suka Negeri, Kecamatan Gunung Labuhan, Kabupaten Way Kanan. Berdasarkan informasi tersebut, petugas berhasil menangkap tersangka D tanpa perlawanan. Tersangka beserta barang bukti kini telah diamankan di Polsek Gunung Labuhan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Gunung Labuhan, Iptu Abdul Haris, menjelaskan bahwa tersangka D dapat dikenai Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal empat tahun.

“Atas perbuatannya, tersangka dapat dikenai pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP dengan ancaman kurungan penjara maksimal empat tahun,” jelas Kapolsek.