Pelanggan cukup scan QR Code untuk pesan & bayar langsung dari HP. Kelola keuangan bisnis jadi lebih simpel dan terpantau online.

Tingkatkan Profesionalisme Pengelola BUMTi, Kecamatan Way Kenanga Gelar Sosialisasi dan Penguatan Kapasitas

Sosialisasi dan Peningkatan Kapasitas Pengurus BUMTi se-Kecamatan Way Kenanga dengan narasumber TAPM Kabupaten Tulang Bawang Barat, Aliful Hakim, di Balai Tiyuh Mercu Buana, Kamis (23/7/2026).

TULANG BAWANG BARAT, WARTAMU.ID – Pemerintah Kecamatan Way Kenanga, Kabupaten Tulang Bawang Barat, menggelar kegiatan Sosialisasi dan Peningkatan Kapasitas Pengurus Badan Usaha Milik Tiyuh (BUMTi) di Balai Tiyuh Mercu Buana, Kamis (23/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh kepala tiyuh bersama pengurus BUMTi se-Kecamatan Way Kenanga yang terdiri atas pengawas, direktur, sekretaris, dan bendahara.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Nomor 3 Tahun 2025 tentang Panduan Penggunaan Dana Desa untuk Ketahanan Pangan dalam Mendukung Swasembada Pangan serta Surat Bupati Tulang Bawang Barat tentang Pengendalian dan Pelaksanaan Tata Kelola BUMTiyuh/BUMTiyuh Bersama.

i
Aplikasi Kasir Posbon
Pelanggan cukup scan QR Code toko untuk membuka menu produk, lalu pesan dan bayar langsung dari HP. Semua otomatis masuk ke dashboard kasir.
Coba

Camat Way Kenanga Robi Romansyah, S.IP., M.Si. berhalangan hadir dan diwakili oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Way Kenanga, Syahril, yang membuka kegiatan secara resmi.

Dalam sambutannya, Syahril menyampaikan bahwa BUMTi memiliki peran strategis sebagai penggerak perekonomian tiyuh. Oleh karena itu, pengurus dituntut memiliki kemampuan manajerial yang baik agar mampu mengelola usaha secara profesional, transparan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kami berharap seluruh pengurus BUMTi dapat meningkatkan kapasitasnya, sehingga mampu mengembangkan potensi usaha di masing-masing tiyuh dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Tulang Bawang Barat, Aliful Hakim, yang menjadi narasumber utama menjelaskan bahwa pengelolaan BUMTi harus mengedepankan prinsip tata kelola yang baik (good governance), mulai dari aspek kelembagaan, administrasi, perencanaan usaha, hingga pertanggungjawaban keuangan.

Menurutnya, keberadaan BUMTi tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga harus mampu menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal dan mendukung program ketahanan pangan yang menjadi prioritas pemerintah.

BACA JUGA :  Dukung Kemandirian Pangan, Plt. Bupati Way Kanan Tinjau Rice Milling Plant di Nuar Maju

“BUMTi harus dikelola secara profesional, memiliki perencanaan bisnis yang jelas, serta mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat dan potensi yang dimiliki setiap tiyuh. Dengan tata kelola yang baik, BUMTi akan menjadi motor penggerak ekonomi desa,” kata Aliful Hakim.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif yang membahas berbagai tantangan pengelolaan BUMTi, mulai dari pengembangan unit usaha, penguatan administrasi, hingga strategi meningkatkan pendapatan usaha milik tiyuh.

Melalui kegiatan sosialisasi dan peningkatan kapasitas ini, Pemerintah Kecamatan Way Kenanga berharap seluruh pengurus BUMTi semakin memahami tugas dan fungsinya sehingga mampu membangun usaha yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan guna mendukung pembangunan ekonomi di Kabupaten Tulang Bawang Barat. (YHA)