Pelanggan cukup scan QR Code untuk pesan & bayar langsung dari HP. Kelola keuangan bisnis jadi lebih simpel dan terpantau online.
ACEH  

Warga Aceh Utara Kecelakaan Jatuh Dari Atas Bangunan, Haji Uma Bantu Pemulangan dari Malaysia

WARTAMU.ID,ACEH UTARA – Anggota DPD RI asal Aceh H Sudirman (Haji Uma) melalui Abu Saba Staf khusus untuk luar negeri di Malaysia kembali bantu pemulangan Pekerja Migran Indonesia(PMI) asal Aceh Utara,Rabu 18/9/2024.

Diketahui, Muslem (42)yang merupakan warga Gampong Ceumeucet Kecamatan Pirak Timu Kabupaten Aceh Utara. Ia dikabarkan sudah satu tahun sakit di Malaysia akibat terjatuh saat bekerja

i
Aplikasi Kasir Posbon
Pelanggan cukup scan QR Code toko untuk membuka menu produk, lalu pesan dan bayar langsung dari HP. Semua otomatis masuk ke dashboard kasir.
Coba

Muslem sendiri sudah enam tahun di Malaysia Muslem bekerja sebagai pekerja bangunan.

Semenjak sakit, Muslem tidak bekerja lagi dan hanya menjalani pengobatan di Malaysia. Bahkan Muslem juga sempat terhenti pengobatannya di Malaysia, akibat tidak ada biaya untuk berobat.

Oleh sebab itu pihak keluarga Muslem melalui Telepon Selularnya menghubungi Abu Saba di Malaysia untuk memohon bantu proses serta biaya pemulangan Muslem ke Aceh untuk melanjutkan pengobatan di Aceh. Namun setelah menerima informasi tersebut Abu Saba kemudian mengkroscek PMI tersebut di Malaysia.

Kemudian Abu Saba melakukan Pengurusan Administrasi Pemulangan Muslem dan biaya tiket pemulangan ditanggung Haji Uma sedangkan biaya Imgrasi bersumber dari keluarga.

Muslem bersama saudaranya Mariani yang ikut mendampinginya berhasil diterbangkan ke tanah air melalui Bandara Bandar Udara Internasional Kualanamu,Sumut.

Kemudian, Haji Uma mengatakan Alhamdulillah, atas bantuan semua pihak juga saudara Muslem dan Istrinya bisa kita pulangkan ke Aceh dan semoga bisa pulih lagi seperti sedia kala

Sementara itu pihak keluarga Muslem mengucapkan terimakasih kepada Haji Uma Abu Saba yang telah membantu proses pemulangan Saudara Muslim dan Istrinya dari Malaysia sehingga kami dapat berkumpul kembali di kampung halaman.

BACA JUGA :  Generasi Muda, Pilar Demokrasi Dalam Menyabut Pilkada Aceh