Muktamar XXIV IPM Resmi Dibuka di Makassar, Tegaskan Semangat “Membumikan Arah Baru IPM”

Meski hujan sempat mengguyur Kota Makassar sejak pagi hari, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para kader IPM dalam mengikuti pembukaan Muktamar XXIV IPM.

WARTAMU.ID, Makassar – Muktamar XXIV Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) dengan mengusung tema “Membumikan Arah Baru IPM” resmi dibuka di Balai Sidang Universitas Muhammadiyah Makassar, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini menjadi forum permusyawaratan tertinggi IPM yang diselenggarakan dua tahun sekali.

Muktamar XXIV IPM bertujuan sebagai sarana regenerasi kepemimpinan sekaligus evaluasi kinerja organisasi, agar keberdampakan gerakan IPM semakin membumi dan dirasakan langsung oleh pelajar di seluruh Indonesia. Kegiatan ini diikuti oleh kader IPM se-Indonesia, baik secara luring maupun daring.

Pembukaan muktamar dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, di antaranya Ketua Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) Riandy Prawita, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdis, Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Zulkifli Hasan, serta Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir.

Dalam sambutannya, Ketua Umum PP IPM Riandy Prawita menyampaikan bahwa selama dua tahun enam bulan kepemimpinannya, IPM telah melaksanakan ratusan program dengan jutaan manfaat. Kerja-kerja kolektif untuk membesarkan nama Muhammadiyah melalui gerakan pelajar terus dilakukan tanpa lelah.

Riandy menegaskan harapannya agar IPM ke depan semakin hebat dan adaptif terhadap dinamika zaman. Menurutnya, IPM tidak hanya hadir melalui program-program formal, tetapi juga harus menjadi bagian dari keseharian para pelajar.

“Mari bermuktamar dengan gembira, penuh gagasan. Mari bersama wujudkan IPM dengan arah baru,” ujar Riandy dengan penuh haru.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa banyak program kerja Pemerintah Republik Indonesia yang berkaitan erat dengan peran generasi muda. Program-program tersebut disiapkan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Program-program ini berkaitan dengan teologi al-Ma’un, mulai dari swasembada pangan, makanan bergizi, gerakan ekonomi rakyat, dan pendidikan,” ungkap pria yang akrab disapa Zulhas tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menekankan bahwa Indonesia Emas 2045 hanya akan terwujud apabila bangsa ini memiliki tradisi ilmu yang kuat, disertai dengan keimanan yang kokoh.

“Namun, kemajuan apapun yang kita peroleh akan hampa jika iman lepas. Yang perlu diingat, selalulah menjadi pembaharu yang memberikan kebermanfaatan bagi semua,” pesan Haedar kepada kader IPM.

BACA JUGA :  Inisiatif Lampung Sehat (ILS) Konsisten Tanggulangi Penyakit Penular di Lampung

Meski hujan sempat mengguyur Kota Makassar sejak pagi hari, hal tersebut tidak menyurutkan semangat para kader IPM dalam mengikuti pembukaan Muktamar XXIV IPM. Acara pembukaan berlangsung meriah dengan berbagai penampilan, di antaranya Marching Band, Tari Medley Nusantara, Tapak Suci, serta Orkestra, yang semakin menyemarakkan suasana muktamar.