WARTAMU.ID, SURABAYA – Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah melakukan silaturahmi dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sebagai bentuk kulonuwun menjelang pelaksanaan Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah 2027 yang akan digelar di Jawa Timur.
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dzulfikar Ahmad Tawalla, didampingi jajaran pengurus, menyampaikan bahwa silaturahmi tersebut menjadi langkah awal untuk menyatukan niat dan membangun kolaborasi antara Pemuda Muhammadiyah dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Kami datang untuk kulonuwun kepada Ibu Gubernur sekaligus menyampaikan terima kasih atas amanah Jawa Timur sebagai tuan rumah Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah 2027,” ujar Dzulfikar Ahmad Tawalla. Rabu, (2/9/2026).
Menurutnya, Muktamar XIX tidak semata-mata menjadi agenda organisasi, tetapi harus menjadi momentum untuk melahirkan gagasan dan gerakan kepemudaan yang memberikan manfaat luas bagi umat, bangsa, dan Indonesia.
“Sebuah silaturahmi untuk menyatukan niat, membangun kolaborasi, dan memastikan Muktamar menjadi momentum lahirnya gagasan serta gerakan pemuda yang membawa manfaat bagi umat, bangsa, dan Indonesia,” lanjutnya.
Dzulfikar menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan Muktamar membutuhkan sinergi berbagai pihak. Karena itu, Pemuda Muhammadiyah ingin membangun komunikasi sejak awal dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar seluruh rangkaian agenda dapat dipersiapkan secara matang.
Jawa Timur, kata dia, tidak hanya diposisikan sebagai tempat berlangsungnya Muktamar, tetapi juga diharapkan menjadi ruang bertemunya gagasan, konsolidasi gerakan, serta lahirnya berbagai rekomendasi strategis bagi masa depan kepemudaan dan bangsa.
Silaturahmi tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan awal menuju Muktamar XIX Pemuda Muhammadiyah 2027 dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi. Pemuda Muhammadiyah berharap momentum tersebut dapat meninggalkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Jawa Timur maupun Indonesia.








