DAERAH  

Qomaru Zaman dan Umar Ahmad Duet, Halaqah Kebangsaan Pemuda Muhammadiyah Lampung

Halaqah Kebangsaan Pemuda Muhammadiyah Lampung

WARTAMU.ID, Metro (Lampung) – Halaqah sendiri merupakan sebuah sistem pengkaderan terstruktur dan berkelanjutan, melalui Halaqah Kebangsaan Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Lampung, menghadirkan pemateri dari pejabat Publik, yakni Bupati Tulang Bawang Barat dan Wakil Walikota Metro, yang diselenggarakan di Kampus II Universitas Muhammadiyah Metro, pada Ahad, 12/12/2021

Dalam sambutannya, M.Sofwan Taufik,SH.i.,M.Si. Selaku ketua Pimpinan wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM) Lampung, dalam sambutannya mengatakan bahwa “saya sangat berterima kasih kepada ayahanda atas kesediaan dan waktunya untuk hadir membersamai kader pemuda Muhammadiyah se-Lampung, hal ini tentunya dapat memotivasi para pemuda Muhammadiyah, di Provinsi Lampung bahwa dalam membangun bangsa, dibutuhkan pemimpin yang berjiwa muda” sambutan Ketua PWPM Lampung

Halaqah Kebangsaan Pemuda Muhammadiyah Lampung

Qomaru Zaman selaku Wakil Walikota Metro, memberikan pemaparan pada peserta mengatakan bahwa “Bagaimana saya bertanggung jawab pada bangsa ini, untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat. Menjadi Pemimpin tidak mudah, banyak proses yang harus dijalani, menjadi pemimpin bukan karna untung rugi, menjadi pemimpin adalah tarikan nafas untuk ber-fastabiqul Khoirot, bukan mendzolimi dimana berbuat, karna pemimpin itu akan di pertanggung jawabkan kelak di akhirat” pesan mantan Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah pada era Prof.Marzuki Noor waktu muda dulu.

Diakhir pemaparan kebangsaan, Qomaru zaman, juga menyampaikan kepada kader Pemuda Muhammadiyah, bahwa “Silahkan kembangkan setiap potensi masing-masing, lakukan yang terbaik, teruslah berbuat baik Allah yang akan menentukannya” Kata pak Qomaru yang juga pernah menjabat Wakil Kepala Kantor kementrian Agama Kota Metro.

Halaqah Kebangsaan Pemuda Muhammadiyah Lampung

Antusias peserta yang tinggi, bahwa kegiatan yang diikuti oleh 13 Kab.Kota di Provinsi Lampung yang hadir, dari 15 Kabupaten Kota Se-Provinsi Lampung, merupakan utusan PDPM Se-Provinsi Lampung.

Dalam pemaparannya, Bupati Tuba Barat menyampaikan bahwa ciri kearifan lokal masyarakat Tuba.Barat yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai Nemen, Nedes, Nerimo dan Lestari, jika dipaparkan oleh Pak Bupati Tuba Barat bahwa

“Masyarakat yang mempunyai jiwa kerja Keras, pantang menyerah,adanya jiwa keikhlasan, merawat ekosistem yang baik, disetiap lingkungan, yang mempunyai potensi di bidang masing-masing, sehingga saya dapat memposisikan diri sebagai gelas kosong, biarkan yang lain saling mengisi, dan berkontribusi demi kemajuan Daerah” tutup Umar Ahmad.

BACA JUGA :  UPT Puskesmas Banjit Bersama Lintas Sektor Laksanakan Pekan Imunisasi Nasional Polio di 19 Kampung dan 1 Kelurahan