Pelanggan cukup scan QR Code untuk pesan & bayar langsung dari HP. Kelola keuangan bisnis jadi lebih simpel dan terpantau online.

Banjir Rendam 132 Rumah di Wonosobo Tanggamus, Polisi dan BPBD Lakukan Evakuasi

Berdasarkan peninjauan dari Polsek Wonosobo, banjir mulai merendam rumah warga sekitar pukul 19.30 WIB.

WARTAMU.ID, Tanggamus – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, sejak Kamis (28/8/2025) sore hingga malam hari, menyebabkan debit air sungai meningkat dan menggenangi pemukiman warga di dua pekon, yakni Pekon Soponyono dan Pekon Wayliwok.

Berdasarkan peninjauan dari Polsek Wonosobo, banjir mulai merendam rumah warga sekitar pukul 19.30 WIB. Tercatat sebanyak 97 rumah di Dusun 2 RT 05 Pekon Soponyono terendam dengan ketinggian air mencapai 40 cm atau setinggi lutut orang dewasa. Sementara di Pekon Wayliwok, 35 rumah tergenang dengan ketinggian air mencapai 70 cm atau setinggi paha orang dewasa.

i
Aplikasi Kasir Posbon
Pelanggan cukup scan QR Code toko untuk membuka menu produk, lalu pesan dan bayar langsung dari HP. Semua otomatis masuk ke dashboard kasir.
Coba

Kapolsek Wonosobo, Iptu Tjasudin, S.H., mengatakan pihaknya telah melakukan patroli dialogis, monitoring, serta koordinasi dengan pemerintah pekon dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus untuk penanganan lebih lanjut.

“Sejauh ini air masih belum menunjukkan tanda-tanda surut karena hujan terus mengguyur wilayah Wonosobo. Warga kami imbau tetap waspada dan jika kondisi darurat agar segera mengungsi sementara waktu,” kata Iptu Tjasudin mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.

Menurut analisa kepolisian, faktor utama penyebab banjir adalah curah hujan berlebih yang membuat tanggul, drainase, serta daerah resapan tidak mampu menampung debit air. “Kondisi geografis Soponyono dan Wayliwok yang berada di dataran rendah serta dekat dengan tiga aliran sungai, yakni Way Ngarip, Way Liwok, dan Way Belimbing, juga memperparah luapan air,” jelasnya.

Kapolsek menyebut, berdasarkan hasil koordinasi, BPBD Kabupaten Tanggamus telah menurunkan tim ke lokasi dengan membawa perahu karet untuk mengevakuasi warga yang membutuhkan bantuan. Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan PLN agar dilakukan pemadaman sementara di rumah-rumah yang terendam air guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

BACA JUGA :  Bupati Tanggamus Dukung Program DP3 KPU

“Hingga saat ini hujan masih mengguyur wilayah Wonosobo. Kerugian materi akibat banjir diperkirakan mencapai Rp130 juta, namun data resmi masih dalam pendataan pemerintah pekon dan instansi terkait,” tandasnya.