DAERAH  

BarokahNet Perkuat Ekosistem Digital, APJII Jatim Soroti Akses Internet Madura

Foto Perwakilan APJII Jawa Timur Saat Sambutan di Dampingi Ridwan CEO BarokahNet (Pakai Kopyah)(Doc.Wartamu.id Sumenep)

Wartamu.id, Sumenep  BarokahNet tak sekadar menjadi tuan rumah. Dalam gelaran halal bihalal Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Jawa Timur di Hotel Myze, Sumenep, perusahaan ini tampil sebagai simpul utama yang menggerakkan arah kolaborasi industri internet di Madura.

Di tengah masih lebarnya jurang akses digital, forum bertajuk “Ngobar & Halalbihalal Karesidenan M (Madura)” ini berubah menjadi lebih dari sekadar ajang silaturahmi. Ia menjelma ruang konsolidasi serius—tempat para pelaku industri membedah persoalan mendasar: infrastruktur yang belum merata, kualitas layanan yang timpang, hingga tantangan ekspansi di wilayah kepulauan.

BarokahNet membaca momentum ini dengan cermat. Bukan hanya memfasilitasi, tetapi mengambil posisi sebagai penggerak—mengonsolidasikan kekuatan, menyatukan kepentingan, dan mendorong kolaborasi yang lebih terukur.

Yosvensa Setiawan, BPW APJII Jawa Timur, menegaskan bahwa industri ini berada di titik krusial. Tanpa sinergi, percepatan transformasi digital hanya akan menjadi jargon.

Perwakilan BarokahNet, Kholili Shodiq, bahkan menegaskan bahwa acara ini adalah panggung untuk melahirkan langkah nyata, bukan sekadar seremoni tahunan.

“Ini bukan hanya halal bihalal. Ini forum strategis. Kalau kita ingin layanan internet menjangkau hingga pelosok, maka kolaborasi tidak bisa lagi ditunda,” tegasnya.

Pernyataan itu selaras dengan realitas di lapangan: Madura masih menghadapi tantangan konektivitas yang kompleks. Karena itu, komitmen terhadap pembangunan infrastruktur digital yang inklusif bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

Yosvensa memperkuat pesan tersebut dengan menempatkan internet pada posisi yang lebih fundamental.

“Internet hari ini adalah kebutuhan dasar. Bahkan bisa dikategorikan sebagai objek vital negara. Artinya, keberlanjutan dan keamanan jaringan bukan hanya urusan bisnis, tapi juga tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Kehadiran sejumlah Penyedia Layanan Internet seperti Datakom Padma Jaya, Lintas Buana, Datanet, hingga Omadata menunjukkan bahwa kesadaran kolektif mulai terbentuk. Industri tak lagi berjalan sendiri-sendiri, melainkan mulai bergerak dalam satu tarikan visi.

Dari Sumenep, pesan itu menguat: kolaborasi bukan lagi opsi—melainkan keharusan. Dan dalam momentum ini, BarokahNet menegaskan diri bukan hanya sebagai penyedia layanan, tetapi sebagai penggerak arah baru ekosistem digital di Jawa Timur.

*****

BACA JUGA :  Bawaslu Pesbar, Klarifikasi dugaan Pelanggaran Netralitas ASN