Giriwana Resmi Dibuka, HW Siap Membentuk Pemimpin Pembela Lingkungan

Sekolah Konservasi Giriwana

WARTAMU.ID, Surakarta – Suara lingkungan yang semakin serak, serta tuntutan akan pemimpin yang peduli terhadap bumi menjadi dasar terbentuknya Sekolah Konservasi Giriwana. Program ini diinisiasi oleh Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah, PW IPM Jawa Tengah, dan Qabilah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Dengan peserta dari skala nasional, yang merangkul Sumatra, Jawa, dan Kalimantan, hadir para kader pilihan dari berbagai instansi. (01/09/23)

Pembukaan Sekolah Konservasi Giriwana berlangsung di Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta. Acara dihadiri oleh perwakilan dari MLH PP Muhammadiyah, Kwartir Pusat Hizbul Wathan, PW IPM Jawa Tengah, dan wakil-wakil dari organisasi otonom Muhammadiyah di wilayah Soloraya.

Sekolah Konservasi Giriwana

Ketua Umum Kwartir Pusat Hizbul Wathan, Ramanda Dr. Ir. Aman Suyadi, MP, secara resmi membuka acara ini dengan mengutip kata-kata bijak Mahatma Gandhi, “Alam cukup untuk tempat hidup manusia, tapi sangat sempit untuk tempat manusia yang serakah.” Beliau menegaskan bahwa Sekolah Konservasi Giriwana adalah tempat di mana kader-kader lingkungan akan tumbuh, yang akan menjadi pelindung alam di masa depan. Harapannya, acara ini akan menginspirasi langkah-langkah serupa di daerah masing-masing, mengakarkan pemahaman akan pentingnya menjaga lingkungan.

Bunda Hening Parlan, S.Sos., M.M, Wakil Ketua MLH PP Muhammadiyah, mengingatkan tentang krisis iklim yang telah melanda. Dalam pandangan beliau, bumi bukan lagi panas, tetapi mendidih, sebuah tantangan yang tidak bisa lagi diabaikan. Melalui Sekolah Konservasi Giriwana 2023, harapannya adalah menumbuhkan generasi kader yang peduli dan siap beraksi. Beliau menyatakan bahwa isu ini harus disebarluaskan hingga akar-akarnya, dan berterima kasih atas perhatian dan semangat para kader dalam memerangi kepunahan.

Pasca pembukaan ini, peserta Sekolah Konservasi Giriwana akan melanjutkan kegiatan di Gd. Sanusi, Tawangmangu, Karanganyar. Di sana, mereka akan mendalami materi dan berdiskusi mengenai isu-isu lingkungan. Diskusi ini diharapkan dapat menghasilkan solusi nyata dan memobilisasi kekuatan besar untuk memastikan keberlanjutan hidup bersama. Sekolah Konservasi Giriwana bertujuan untuk melahirkan pemimpin yang tanggap dan berkomitmen dalam memelihara kelestarian lingkungan.

Melalui Sekolah Konservasi Giriwana, harapan tumbuh untuk menyatukan para pemimpin pembela lingkungan dalam perjuangan melawan krisis yang semakin mendesak.

Salam Lestari !

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *