DAERAH  

IPMA Pusat dan LKBH PGMNI Sumenep Deklarasikan Perang Melawan Narkoba

Foto Saat Ketua Umum LKBH PGMI Kabupaten Sumenep Moh.Anwar S.H. Memberi sambutan(Doc.Wartamu.id)

WARTAMU.ID Sumenep– Komitmen bersama dalam memerangi penyalahgunaan narkoba terus digaungkan. Ikatan Pemuda At-Taufiqiyah (IPMA) Pusat bersama Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) PGMNI Sumenep menggelar Stadium Anti Narkoba dan Deklarasi Anti Narkoba di Aula SMK At-Taufiqiyah Aengbeje Raje Bluto Sumenep Jawa Timur, Minggu (31/5/2026).

Kegiatan yang dihadiri ratusan pelajar, tokoh masyarakat, unsur pemerintah, aparat penegak hukum, dan organisasi kemasyarakatan tersebut menjadi wadah edukasi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam mencegah peredaran serta penyalahgunaan narkoba yang semakin mengancam generasi muda.

Kepala Pondok Pesantren At Taufiqiyah Kiai Qudsi Hasyim, menegaskan bahwa upaya pencegahan narkoba harus dimulai dari lingkungan pendidikan. Menurutnya, pelajar merupakan aset bangsa yang harus dibekali dengan pengetahuan dan pemahaman yang kuat agar tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkotika.

“Kalian hadir di sini untuk mendapatkan bekal kehidupan. Jangan sampai masa depan yang sudah kalian bangun hancur hanya karena narkoba. Ilmu yang diperoleh hari ini harus menjadi benteng untuk menjaga diri, keluarga, dan lingkungan dari bahaya narkotika,” tegasnya.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serius dan menjadikan materi yang disampaikan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Ketua LKBH PGMNI Sumenep Moh.Anwar S.H.,menilai bahwa perang terhadap narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum semata. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab moral untuk ikut terlibat dalam upaya pencegahan.

“Narkoba adalah musuh bersama yang mengancam masa depan generasi bangsa. Karena itu, edukasi dan sosialisasi harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar lahir generasi muda yang memiliki kesadaran dan ketahanan terhadap pengaruh narkoba,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut sehingga dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan pemaparan materi dari Bripka Andi Sutrisno Polres Sumenep dan Suryanto S.E.,M.A.P Penelaah Teknis Kebijakan BNN Kabupaten Sumenep. Keduanya memberikan edukasi mengenai jenis-jenis narkotika, dampak kesehatan, konsekuensi hukum, hingga strategi pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pelajar dan masyarakat.

Puncak acara ditandai dengan pembacaan Deklarasi Anti Narkoba yang diikuti seluruh peserta sebagai bentuk komitmen bersama untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan PAC Ansor Bluto, Perwakilan Kecamatan Bluto,Kapolsek Bluto,Danramil Bluto/yang mewakili, Pembina IPMA,Ketua MWC NU Bluto, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Tidak hanya berfokus pada edukasi, panitia juga menyediakan Posko Pengaduan dan layanan cek kesehatan gratis sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, IPMA Pusat dan LKBH PGMNI Sumenep berharap lahir kesadaran kolektif untuk bersama-sama memerangi narkoba. Sebab, menjaga generasi muda dari ancaman narkotika bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan aparat penegak hukum, melainkan tugas bersama seluruh elemen bangsa demi mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih sehat, kuat, dan berdaya saing.

BACA JUGA :  Kegiatan Guru TK Mengaji Dalam Rangka Mewujudkan Program Lampung Mengaji