DAERAH  

JATAM Sidomulyo Mantapkan Program Ketahanan Pangan Lewat Peternakan Unggas dan Ruminansia

Para petani dan peternak aktif dari wilayah Sidomulyo memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan tantangan yang mereka hadapi dan menggali peluang pengembangan peternakan terpadu.

WARTAMU.ID, Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) Sidomulyo, Lampung Selatan, menyelenggarakan kegiatan Pemantapan Program Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat dengan fokus utama pada sektor peternakan unggas dan ruminansia. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 15 Juni 2025, bertempat di Balai Desa Sidomulyo, Kecamatan Sidomulyo, dan dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan Muhammadiyah, anggota JATAM, serta masyarakat sekitar.

Acara tersebut menjadi momen penting dalam menguatkan peran JATAM sebagai garda terdepan dalam mendampingi petani dan peternak untuk mewujudkan ketahanan pangan berbasis komunitas. Hadir dalam acara ini antara lain Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) dan JATAM PWM Lampung, Ketua MPM dan JATAM PDM Lampung Selatan, Ketua PDM Lampung Selatan, serta tokoh masyarakat dan praktisi pertanian lokal.

Dalam sambutannya, Ketua MPM PWM Lampung, Edi Waluyo, memberikan apresiasi tinggi terhadap semangat dan konsistensi JATAM Sidomulyo dalam mendampingi masyarakat. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Tri Hanarko dari Sidodadi yang telah berkontribusi besar dengan menghibahkan 3.000 ekor DOC ayam untuk dibagikan kepada anggota JATAM. Bantuan ini dinilai sebagai bentuk nyata solidaritas dan dukungan terhadap penguatan ekonomi berbasis peternakan rakyat.

Ketua PDM Lampung Selatan, Sutino Sasmito, juga menyampaikan penghargaan atas kerja nyata JATAM Lampung Selatan dalam mendukung program-program strategis Muhammadiyah, khususnya dalam bidang ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi umat. Menurutnya, apa yang dilakukan JATAM adalah bentuk dakwah praksis yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Sebagai inti acara, drh. Edy Purnama memberikan materi teknis tentang peternakan unggas, mencakup manajemen pemeliharaan ayam hingga teknik pengendalian penyakit. Materi ini disambut antusias oleh peserta, terutama para peternak yang ingin meningkatkan produktivitas usaha mereka secara profesional dan berkelanjutan. Sementara itu, Siswanto dari Universitas Lampung turut memberikan materi mengenai strategi pengembangan peternakan ruminansia seperti kambing dan sapi yang adaptif dengan kondisi lokal, serta memiliki potensi pasar yang menjanjikan.

Acara ditutup dengan sesi diskusi interaktif, yang menjadi ruang berbagi gagasan dan solusi antara peserta dan pemateri. Para petani dan peternak aktif dari wilayah Sidomulyo memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan tantangan yang mereka hadapi dan menggali peluang pengembangan peternakan terpadu.

BACA JUGA :  Dokumen Pelaksanaan Anggaran SKPD 2025 Ditandatangani, Fokus pada Penurunan Stunting dan Ketahanan Pangan

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis JATAM dalam membangun ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi umat secara berkelanjutan. Dengan pendekatan berbasis jamaah, JATAM berharap bisa memperkuat solidaritas ekonomi dan menghadirkan kemandirian pangan di tengah masyarakat.

Laporan: Yesi Mariyati – Muhabattv